Kabag Ops Polres Dompu AKP Nusra Nugraha, mewakili Kapolres AKBP Syarif Hidayat, menemui massa. Setelah massa dan aparat bersihkan jalan, arus lalulintas kembali lancar. (ist/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Aliansi Masyarakat Peduli Korban Pembunuhan Sadis (AMPKPS) Kabupaten Dompu, luluh. Jalan negara di Desa Manggena’e, Kecamatan Dompu yang diblokir sejak siang Selasa (28/7), akhirnya dibuka sekitar pukul 16.15 Wita.

Mereka bersedia membuka blokir setelah ditemui Kabag Ops Polres Dompu AKP Nusra Nugraha, SH, mewakili Kapolres AKBP Syarif Hidayat, SH, SIK.

Saat itu, Nusra menjelaskan tentang posisi dan kesiapan Kapolres untuk menerima perwakilan massa di rumah dinas Kapolres, Rabu (29/7).

“Kami sudah sampaikan tanggapan Kapolres. Alhamdulillah, jalan raya yang ditutup, akhirnya kembali dibuka,” kata Nusra Nugraha pada wartawan di lokasi penutupan jalan, usai menemui massa.

Setelah blokir jalan kembali dibuka, aktivitas pengguna jalan kembali normal. Massa bersama-sama aparat kepolisian dan TNI, membersihkan jalan dari batu dan kayu, serta mengangkat berugak yang sebelumnya dipakai menutup jala.

Diketahui, aksi penutupan jalan itu dilakukan massa sebagai bentuk kekecewaan karena aspirasi yang mereka sampaikan saat unjuk rasa di depan Mapolres, tidak direspon kepolisian.

Sementara dalam unjuk rasa tersebut massa menuntut kepolisian untuk segera mengungkap, menangkap dan menetapkan tersangka lain dalam kasus pembunuhan sadis terhadap almarhum Iskandar di Desa Mangge Asi, Kecamatan Dompu pada Jumat (12/6) lalu.

BACA JUGA :

Berlanjut, Aksi Desak Ungkap Pelaku Lain Pembunuhan Sadis Mangge Asi

Kasus Pembunuhan Sadis; Kecewa tak Direspon Polres, AMPKPS Dompu Blokir Jalan

Menurut Nusra, Kapolres tidak sempat menemui massa di depan Mapolres maupun di lokasi penutupan jalan karena sedang sakit.

Karena itu, beberapa perwakilan massa, setelah difasilitasi, sempat bertemu langsung Kapolres di kediamannya. “Mereka tadi melihat langsung kondisi Kapolres yang memang dalam keadaan sakit,” ujar Nusra.

Kapolres berjanji akan bertemu lagi dengan perwakilan massa di rumah dinasnya, Rabu besok.

Bagaimana kelanjutan dan perkembangan penanganan kasus pembunuhan terhadap almarhum Iskandar?

Nusra menjelaskan, kasus tersebut sedang dalam proses penanganan. “Sampai saat ini masih terus berjalan,” ujar Nusra.

Ditambahkan, Kapolres berharap massa aksi, khususnya keluarga korban kiranya bersabar. Dan, serahkan sepenuhnya penanganan dan proses hukum kepada kepolisian.

“Polres Dompu, khususnya Reskrim tetap bekerja secara profesional dalam mengusut secara tuntas kasus pembunuhan tersebut,” terangnya.

Sementara itu, beberapa perwakilan keluarga korban pembunuhan mengatakan, sepakat membuka jalan yang sebelum ditutup. Menyusul adanya kesiapan Kapolres untuk menerima dan bertatap muka dengan perwakilan massa aksi. Termasuk keluarga korban. (tim)