TKW asal Desa Bugis, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Mardiana bersama anggota DPR RI Dapil NTB 1, H. Muhammad Syafrudin di Bandara Soetta, Sabtu (14/12) lalu. (ist/lakeynews.com)

 

BIMA, Lakeynews.com – TKW asal Desa Bugis, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, NTB, Mardiana yang tiba di Jakarta, Sabtu (14/12) pagi lalu, direncanakan pulang ke kampung halamannya, Minggu (22/12).

“Insya Allah hari Minggu ini, Mardiana dipulangkan ke Bima,” kata anggota DPR RI Dapil NTB 1 (Pulau Sumbawa) H. Muhammad Syafrudin, ST, MM, pada Lakeynews.com, Jumat (20/12) pagi ini.

Baca juga : Mardiana Dibawa ke Rumah Perlindungan Trauma Center

Informasi itu disampaikan pria yang akrab disapa HMS itu setelah berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pihak Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC). Lembaga di bawah Kementerian Sosial (Kemensos).

“Nah, menurut ketua RPTC, kemungkinan hari Minggu, Mardiana dipulangkan,” kata politisi PAN itu via pesan WhatsAPP-nya.

Baca juga : Akhirnya, TKW Asal Sape Bima Ini Tiba di Tanah Air

Sebagaimana dilansir media ini sebelumnya, Mardiana bekerja rumah tangga di Baghdad, Irak, selama lebih dari satu tahun terakhir.

Dia bersikeras untuk pulang karena merasa trauma dan jiwanya terancam, menyusul konflik yang terus terjadi di wilayah tempatnya bekerja.

Baca juga : Mardiana yang Malang: Dijanjikan ke Turki, Ternyata Dibawa ke Irak

Berkat upaya dan perjuangan keras berbagai pihak terkait, terutama anggota DPR RI Dapil NTB 1 (Pulau Sumbawa) H. Muhammad Syafrudin, ST, MM, akhirnya Mardiana berhasil dipulangkan.

Pascatiba di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu lalu, Mardiana masih harus menyelesaikan proses administrasi di Jakarta.

Baca juga : Besok, Dua TKI Asal Bima Tiba di Tanah Air

Dari bandara, dia dibawa ke Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC). Selama di RPTC, Mardiana dilakukan pemulihan terhadap traumanya.

“Alhamdulilah, kondisi Mardiana normal dan baik-baik saja,” kata HMS. (zar)