
MAGELANG – Ketua DPRD Kabupaten Dompu Muttakun bersama para Ketua DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia tuntas mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD).
Kegiatan tersebut diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI di Akademi Militer (Akmil) Magelang, 15-19 April 2026.
“Iya, saya menghadiri undangan dari Lemhannas RI untuk mengikuti KPPD ini. Alhamdulillah, semua jadwal kegiatan tuntas kami jalani,” kata Muttakun pada Lakeynews, Selasa (21/4/2026).
Sebagaimana tertuang dalam Surat Undangan Lemhannas, KPPD tersebut untuk memperkuat peran pimpinan DPRD guna mendukung Asta Cita dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045. Muttakun pun dengan mantap menyiapkan diri secara fisik maupun mental.
Program KPPD Ketua DPRD seluruh Indonesia ini, salah satunya, untuk membentuk pimpinan legislatif yang berkarakter negarawan, berintegritas, berwawasan global, berpikir komprehensif, integral dan holistik serta berorientasi pada kepentingan nasional dan bangsa.
Kemudian, mampu memahami dan menjabarkan Asta Cita sebagai visi negara ke dalam dokumen perencanaan daerah (RKPD), dan mampu membangun kolaborasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
Diakui Muttakun, KPPD yang hanya lima hari tentu tidak cukup untuk mencapai semua tujuan yang dikehendaki. Namun, setidaknya, setelah mengikuti KPPD, dia merasa sesuatu yang baru didapatkan. “Adanya peningkatan pemahaman terhadap peran saya selaku ketua DPRD,” tandasnya.

Tidak hanya dalam hal melaksanakan fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan. Tetapi juga memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas politik, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah demi tercapainya tujuan nasional.
Peran ini, menurut dia, menjadi semakin penting ketika dikaitkan dengan agenda pembangunan jangka panjang bangsa, menyongsong Indonesia Emas 2045.
Program KPPD yang dibangun dengan konsep Pemantapan Karakter Kebangsaan dengan metode ceramah dan diskusi panel, telah memberi ruang bagi ketua DPRD Dompu menerima transfer pengetahuan strategis dari para pakar dan praktisi. Baik dari Lemhannas dan Narasumber Asta Cita (Menteri, Panglima TNI, Polri, Kejagung, KPK dan Badan Gizi Nasional (BGN).
Kesempatan langka menerima pengetahuan dan berinteraksi dengan para narasumber hebat, tidak disia-siakan Muttakun. Seperti biasa, Muttakun aktif memberi tanggapan, pandangan dan pertanyaan sebagai feedback atas materi yang disampaikan narasumber.
Muttakun aktif dalam diskusi dan dialog. Ditambah dengan suara khasnya yang melengking tajam dan penuh semangat selalu muncul dalam yel-yel, baik di kelas besar maupun kelas kecil.
Serunya, suara khas dan semangat yang selalu muncul tersebut mampu mendorong dan mengangkat nama Dompu menjadi paling familiar di forum retreat.
Menjawab wartawan, Muttakun mengatakan, dia memanfaatkan salah satu forum terbaik nasional itu untuk membangun jaringan strategis antardaerah, memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah pusat. Tentunya melalui pejabat kementerian dan lembaga yang hadir sebagai narasumber.
“Beliau-beliau telah mendengar langsung aspirasi, masukan dan saran yang saya sampaikan untuk mendukung Asta Cita dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” tandasnya.
Pada sisi lain, Muttakun menguraikan, selama mengikuti KPPD, dia bersama para ketua DPRD lainnya (peserta) dituntut untuk menjunjung tinggi prinsip dan nilai yang menjadi pedoman dalam penyelenggaraan KPPD.
“Kami dididik untuk memiliki disiplin dan rasa tanggung jawab dengan mematuhi tata tertib, kewajiban dan larangan yang ditetapkan oleh penyelenggara,” jelasnya.
“Semoga melalui kursus singkat dapat membentuk integritas dan komitmen kami terhadap nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan dan karakter kebangsaan,” harapnya menambahkan. (A2)
