

HMS: Juga Akan Diambil Keterangannya oleh BNP2TKI dan Bareskrim Polri
JAKARTA, Lakeynews.com – Mardiana sudah tiba di tanah air (Jakarta), Sabtu (14/12) pagi. Dia mendarat di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), sekitar pukul 07.30 WIB. Namun, wanita asal Dusun Langgar Selatan, Desa Bugis, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, NTB itu, belum biasa langsung pulang ke kampung halamannya.
TKW yang baru kembali dari Baghdad, Irak ini, masih harus menyelesaikan beberapa administrasi di Jakarta. Proses ini akan menghabiskan waktu sekitar satu minggu.
“Insya Allah, setelah proses administrasi ini selesai, Mardiana akan langsung pulang dan berkumpul dengan keluarganya di kampung,” kata anggota DPR RI Dapil NTB 1 (Pulau Sumbawa) H. Muhammad Syafrudin, ST, MM, pada Lakeynews.com.
Baca juga :
• Akhirnya, TKW Asal Sape Bima Ini Tiba di Tanah Air
• Besok, Dua TKI Asal Bima Tiba di Tanah Air
Menurut pria yang akrab disapa HMS itu, setelah menyelesaikan proses administrasi di airport, Mardiana dibawa ke Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC). Lembaga di bawah Kementerian Sosial (Kemensos).
Selama beberapa hari, Mardiana akan berada di RPTC, Jakarta. Dia juga akan diambil keterangannya oleh pihak Bareskrim Polri maupun BNP2TKI. “Mardiana ditangani BNP2TKI dan Bareskrim Polri,” jelasnya.
Penanganan terhadap masalah Mardiana ini, lanjut HMS, dilakukan secara bersama-sama oleh sejumlah instansi dan institusi terkait. Diantaranya, pihak Kemenlu, Kemensos, KBRI, Kemenakertrans, BNP2TKI, Mabes Polri dan lainnya.
Semua pihak terkait mengambil peran, sesuai Tupoksinya masing-masing. Ini semua dilakukan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Indonesia. “Tujuannya, agar kedepan, masalah seperti ini tidak terulang lagi,” tegas HMS.
Lebih jauh disampaikan, advokasi seperti ini keharusan dilakukan HMS dan teman-temannya di DPR RI. Khususnya Komisi IV yang salah satunya membidangi ketenagakerjaan. “Terlebih di DPR ada Tim Pansus Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia,” jelasnya.
Tim Pansus PTKI, kata HMS, termasuk mengadvokasi, mengontrol dan mengawasi persoalan-persoalan TKI. Baik yang ada di dalam negeri maupun di luar negeri.
“Penting sekali bagi kita, pemerintah, negara, memberikan perlindungan terhadap semua tenaga kerja Indonesia, di dalam maupun luar negeri,” tegasnya.
Pada sisi lain, hari ini, HMS juga memonitor pemulangan beberapa TKI lainnya. Baik yang berasal NTB maupun beberapa daerah lain. Diantaranya, Syafruddin, warga Desa Sie, Kecamatan Monta, Bima yang pulang dari Taiwan.
Baca juga : TKI yang Jatuh dari Lantai 11 di Taiwan Berangsur Membaik
Diketahui, beberapa waktu lalu, Syafruddin mengalami kecelakaan di Taiwan. Dia terjatuh dari lantai 11 salah satu apartemen, saat menghindar dari kejaran petugas.
“Hari ini, Syafruddin akan mendarat langsung di Denpasar, Bali. Karena, dia akan menjalani perawatan lanjutan di Rumah Sakit Sanglah,” papar HMS.
“Ada satu lagi TKW yang akan pulang. Dia adalah Afnah, pulang dari negara Syiria,” sambung politisi PAN yang tiga periode berturut-turut menjadi wakil rakyat pusat itu. (zar)

2 thoughts on “Mardiana Dibawa ke Rumah Perlindungan Trauma Center”