Bupati Dompu Bambang Firdaus mengundang masyarakat Dompu, NTB, bahkan Indonesia untuk hadir dan menyukseskan Festival Lakey 2025 di kawasan Wisata Lakey, Hu’u, 12-20 Juli depan. (tangkap layar/lakeynews.com)

 

Akan Disuguhkan 14 Perhelatan Menakjubkan

 

DOMPU – Event sangat jarang dilaksanakan dan hampir setiap tahun dinantikan banyak orang, akhirnya segera diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Dompu di kawasan Wisata Lakey, Kecamatan Hu’u, 12-20 Juli 2025.

Adalah Festival Lakey 2025. Kegiatan yang “didirigeni” Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) berkolaborasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) setempat dan berbagai pihak terkait lainnya.

Event dari salah satu daerah di ujung timur Pulau Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ini mengusung tema “Inspiring Lakey”. Akan menyuguhkan –setidaknya– 14 jenis kegiatan.

Diantaranya, Ritual/Tarian Massal “Ou Balumba” yang melibatkan ribuan penari, Jelajah Destinasi Wisata, Kemah Budaya (Camping), Atraksi dan Pentas Budaya, Lomba Selancar, Lakey Music, dan lainnya.

“Ayo datang ke Dompu. Kita sukseskan Festival Lakey 2025. Dari Lakey, Dompu untuk Dunia. Bersama Dompu Maju,” ajak Bupati Dompu Bambang Firdaus (BBF) dalam video testimoninya.

Bupati menegaskan, Festival Lakey kali ini bukan sekadar acara hiburan. Lebih dari itu, merupakan platform penting untuk memperkenalkan kekayaan alam dan budaya Dompu kepada khalayak yang lebih luas.

Menurutnya, kawasan wisata Lakey –terutama Pantai Lakey– sudah lama dikenal sebagai salah satu surga bagi peselancar dan tempat berselancar terbaik di dunia.

Melalui Festival Lakey, pihaknya ingin menarik para peselancar untuk ke sana. Disamping itu, ingin agar wisatawan yang tertarik dengan keindahan alam Dompu datang.

“Hiu Paus di Perairan Teluk Saleh, Gunung Tambora dengan keindahan Padang Sabana Doroncanga, dan Pulau Satonda. Juga termasuk potensi budaya dan produk-produk unggulan daerah kami,” ujar Bupati menawarkan antara lain (bagian) dari keindahan alam Dompu dimaksud.

Kepala Dinas Budpar Kabupaten Dompu Abdul Muis, ketika ditemui Lakeynews.com di ruang rapat kantornya, beberapa hari lalu. (tim/lakeynews.com)

Akan Disuguhkan 14 Perhelatan Menakjubkan

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Budpar Kabupaten Dompu Abdul Muis menegaskan, Pemkab Dompu sudah siap melaksanakan Festival Lakey 2025. Bahkan, belasan jenis kegiatan sebagai rangkaian event tersebut sudah fix diagendakan.

“Insya Allah sudah fix semua dan siap dilaksanakan,” kata Pak Daeng, sapaan akrab Abdul Muis, ketika ditemui Lakeynews.com di ruang rapat kantornya, beberapa hari lalu.

Pak Daeng yang saat itu didampingi Plt. Kabid Kebudayaan Dedi Arsyik (Pamong Budaya) dan staf Bidang Promosi yang akrab disapa Komeng, menjelaskan secara umum 14 jenis kegiatan yang akan disuguhkan dalam event.

 

Berikut ke-14 jenis perhelatan menarik yang bakal menakjubkan, dan telah tersusun dalam rundown festival dimaksud;

 

1). Gowes To Lakey (12 Juli 2025)

Perhelatan bersama Komunitas Sepeda untuk mengeksplor destinasi wisata di Kabupaten Dompu.

 

2). Fun Run (12 Juli 2025)

Lari santai yang melibatkan semua usia untuk menikmati suasana Pantai Lakey sambil berswafoto dan hal-hal positif lain yang menyenangkan dan mengasyikkan.

 

3). Jelajah Destinasi Wisata (13 Juli 2025)

Pemkab Dompu ingin mempromosikan berbagai destinasi wisata alam dan budaya yang ada di daerah ini. Jelajah Destinasi Wisata menggunakan kendaraan motor trail dengan melintasi rute-rute spot wisata alam dan wisata budaya. Targetnya, sekitar 1.000 peserta.

 

4). Lomba Perahu Layar (14 Juli 2025)

Ukuran perahu layar yang dilombakan ini maksimal 1,5 meter. Perahu layar mini dibuat (berbahan dasar) kayu tertentu. Dirancang sedemikian rupa untuk memudahkan berlayar dengan kecepatan maksimal.

Perlombaan ini rutin dilaksanakan masyarakat di Kecamatan Hu’u, wujud kebahagiaan setelah panen, dan sebagai tanda dimulainya kegiatan melaut. Biasanya usai masa panen, angin dan gelombang laut pun cukup mendukung untuk usaha melaut.

“Perahu yang dilombakan akan dijadikan souvenir khas Lakey,” jelas Pak Daeng.

 

5). Dompu Melayani (13-19 Juli 2025)

Kegiatan ini berbentuk pelayananan dan edukasi oleh perangkat daerah sesuai dengan Tupoksi masing-masing kepada masyarakat di sekitar wilayah Lakey. Selama kegiatan pelayanan, para pihak mengenakan pakaian Adat Dompu.

 

6). King of Road (18-19 Juli 2025)

Kegiatan ini berupa lomba memancing di wilayah perairan Lakey. Atmosfer lomba mancing seringkali dipenuhi dengan semangat persaingan yang sehat namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Para peserta saling berbagi senyum dan sapa, bertukar informasi seputar kondisi air atau jenis umpan yang sedang efektif, menciptakan suasana keakraban di antara sesama pehobi mancing.

 

7). Kemah Budaya/Camping (18-20 Juli 2025)

Kemah budaya menggabungkan unsur pendidikan, rekreasi alam dengan pembelajaran budaya, pertunjukan seni, lokakarya dan diskusi budaya untuk generasi muda. Pesertanya ditargetkan 10.000 orang, terdiri dari unsur ASN, TNI/Polri, pelajar, Pramuka se-NTB, komunitas, OKP dan masyarakat umum.

 

8). Lakey Expo (18-20 Juli 2025)

Kegiatan ini untuk mempromosikan berbagai produk unggulan UMKM dan masyarakat Dompu. Ada Festival Kopi Tambora (Lakey Coffee Sunset), Festival Timbu, Festival Kuliner Khas Lakey, Fashion Show Muna Pa’a, serta Kerajinan Tangan dalam bentuk souvenir dan berbagai kuliner khas.

“Ini bagian upaya Pemerintah Kabupaten Dompu untuk lebih menggairahkan dan memajukan UMKM-UMKM kita,” tutur Pak Daeng.

 

9). Atraksi dan Pentas Budaya (18-20 Juli 2025)

Menampilkan atraksi budaya berupa Biola Ntoko Dompu, Tarian Tradisional dan Mpa’a ra Mpije (Gantao dan Tarian Daerah/Nusantara), dan Pameran Foto.

Acara yang menampilkan kreativitas generasi muda Dompu yang berbudaya ini menjadi representasi nilai-nilai kearifan lokal Dompu yang sarat makna dan mengandung pesan-pesan kehidupan masyarakat yang harus dipertahankan dan dilestarinkan.

 

10). Ritual/Tarian Massal Ou Balumba (19 Jul 2025).

Tarian Kolosal “Ou Balumba” adalah ritual ikonik memanggil gelombang yang dilaksanakan pada saat para selancar melakukan surfing, terutama bagi peselancar profesional yang menginginkan sensasi gelombang yang sangat besar dan ekstrem.

“Target kita, tarian kolosal ini akan melibatkan 10 ribu peserta. Ada dari unsur ,asyarakat, wisatawan dan pelajar,” papar Pak Daeng.

 

11). Surf Competition (17-19 Juli 2025)

“Lomba selancar yang diikuti oleh para selancar profesional ini akan memiliki sensasi tersendiri dalam menaklukkan gelombang Pantai Lakey yang ekstrem dan mendunia,” jelas Pak Daeng.

 

12). Lakey Music (19 Juli 2025 malam)

Acara ini berupa pertunjukan live music dengan menampilkan penyanyi-penyanyi terkenal.

 

13). Lakey Sunset Harmoni (19 Juli 2025)

Kegiatan ini merupakan puncak dari seluruh rangkaian Festival Lakey 2025. Bahkan, akan dihadiri para pejabat dari Pemerintah Pusat, seperti Kementerian Pariwisata, Kementerian Kebudayaan, Kementerian Ekonomi Kreatif dan Kementerian Usaha Mikro dan Kecil Menengah.

Tentu saja akan hadir pula para pejabat dari Provinsinsi NTB; Forkopimda dan pejabat terkait di jajaran Pemprov. Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPBD) NTB, Bupati/Wali Kota se-NTB, serta para pejabat di Kabupaten Dompu, tamu undangan lain, dan masyarakat Kabupaten Dompu umumnya.

 

14). Zero Waste dan Penutupan (20 Juli 2025)

Zero Waste merupakan kegiatan pemungkas dari Festival Lakey 2025. Kegiatan yang akan digelar pada hari penutupan adalah gerakan massal. Melibatkan semua pengunjung dan masyarakat untuk membersihkan Pantai Lakey.

“Kegiatan ini sekaligus sebagai edukasi kepada semua stakeholder agar terus menjaga kebersihan dan keindahan, serta melestarikan Pantai Lakey,” cetus Pak Daeng. (tim)