
Belasan Kasek Digeser, Ditukar dan Dipromosi
–
DOMPU – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. H. Zulkieflimansyah kembali memutasi para kepala SMAN/SMKN yang tersebar di 10 kabupaten dan kota.
Bagi sebagian kepala sekolah (Kasek), kebijakan Gubernur tertanggal 14 Juni 2023 ini bagaikan badai yang memporak-porandakan kedudukan mereka.
Data yang diperoleh Lakeynews.com, di Kabupaten Dompu saja, ada beberapa Kasek yang terhempas “badai” mutasi. Belasan orang lainnya, digeser, ditukar, dan dipromosi (dari guru menjadi Kasek).
Salah seorang diantaranya, Kepala SMKN 1 Hu’u Rosyidah. Belum diketahui secara pasti, kemana Rosyidah selanjutnya. Posisi yang ditinggalkannya, kini ditempati Ikraman yang sebelumnya guru SMAN 1 Woja.
Pada Februari lalu, Rosyidah sempat digoyang unjuk rasa pengurus komite sekolah, orang tua/wali murid dan warga sekitar. Aksi itu disertai penyegelan ruang kerja Kasek.
Baca berita sebelumnya: http://lakeynews.com/2023/02/09/smkn-1-huu-kacau-ibu-kasek-digoyang/
Selain Rosyidah, Gubernur juga “melengserkan” Kepala SMKN 1 Woja Adam, Kepala SMAN 2 Kilo Ikhsan dan Kepala SMKN 1 Pekat Aidul Akbar.
Nama-nama dan tempat tugas awal pengganti mereka, serta para kepala SMAN/SMKN yang digeser, ditukar, dan dipromosi lihat daftarnya di bawah ini:
- Hendratno, dari Kepala SMAN 3 Dompu jadi Kepala SMAN 2 Dompu.
- Syafruddin, dari Kepala SMAN 1 Pekat jadi Kepala SMAN 2 Pekat.
- Syahruddin, dari Kepala SMAN 2 Pekat jadi Kepala SMAN 1 Pekat.
- Nuryadin, dari Kepala SMAN 2 Dompu jadi Kepala SMAN 1 Dompu.
- Eva Patriani, dari Kepala SMAN 1 Woja jadi Kepala SMAN 3 Dompu.
- Ardiansyah, dari Kepala SMAN 1 Pajo jadi Kepala SMAN 2 Woja.
- Muhamad Syufiansur, dari Kepala SMKN 2 Manggelewa jadi Kepala SMKN 1 Manggelewa.
- Iswan, dari Guru SMKN 1 Hu’u jadi Kepala SMKN 1 Kempo.
- Amar Hadi, dari Guru SMAN 1 Dompu jadi Kepala SMAN 2 Kilo.
- Abdul Yarid, dari Kepala SMKN 1 Manggelewa jadi Kepala SMKN 1 Woja.
- Khaeril Alimin, dari Kepala SMAN 2 Woja jadi Kepala SMAN 1 Pajo.
- Slamet Sisubali, dari Kepala SMKN 1 Kempo jadi Kepala SMAN 2 Manggelewa.
- Bunyamin, dari Guru SMAN 2 Woja jadi Kepala SMAN 1 Woja.
- Akmaluddin, dari Guru SMAN 2 Manggelewa jadi Kepala SMKN 2 Manggelewa.
- Suherman, dari Guru SMAN 2 Dompu jadi Kepala SMKN 1 Pekat.
- Ikraman, dari Guru SMAN 1 Woja jadi Kepala SMKN 1 Hu’u.
- Agus Dedy Suhardiman, dari Kepala SMAN 2 Manggelewa jadi Kepala SMAN 2 Kempo.
Pelantikan para kepala sekolah yang terkena mutasi tersebut dilakukan secara virtual. Untuk Dompu dilaksanakan di Kantor Cabang Dinas Dikbud Dompu, Dinas Dikbud NTB, Rabu (14/6/23) sore.

Dikonfirmasi terkait mutasi belasan kepala SMAN/SMKN itu, Kepala Cabang Dinas Dikbud Dompu, Dinas Dikbud NTB Muhamad Ihsan, mengiyakan hal tersebut.
“Sudah di-SK-kan dan sudah dilantik oleh Pak Gubernur. Mari kita amankan kebijakan pimpinan ini,” kata Ihsan pada Lakeynews.com, Kamis sore ini.
Jika ada saran atau masukan atas kebijakan pimpinan ini, Ihsan menyarankan agar disampaikan melalui saluran yang tersedia.
“Jika saran dan masukan itu disampaikan melalui kami (Muhamad Ihsan/KCD Dikbud, red), insya Allah kami teruskan ke atasan langsung kami,” ujar Ihsan. (tim)

Bapak Gubernur Yth.
Berbicara tentang …..
” Tour Of Duty” ,Mutasi/Rotasi,Pergereran,
Perubahan apapun istilah dan namanya di Lingkup Para Pejabat maupun Staf Struktural dan Nonstruktural dalam Instansi,Dinas maupun Lembaga Pemerintahan itu adalah hal biasa dan tidak ada keistimewahan serta berlebiha.
Hal ini adalah kebutuhan dengan tujuan unuk kelancaran pelayanan publik,kualitas peningkatan mutu proses dalam hal ini (mutu siswa,mutu guru) dan mutu hasil” Mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai warisan terbaik untuk anak cucu kita.”
Sepanjang kita berkomitmen, amanah dalam menjalankanya.
Disamping itu, jabatan ini bukanlah sebuah warisan yang harus dipertahankan.
Namun sebaliknya jabatan ini sebagai sebuah bentuk karya nyata hasil Evaluasi Diri Sendiri (EDS), bahwa kita justeru memiliki nilai lebih yang bermanfaat untuk orang lain lebih-lebih untuk diri sendiri sebagai amal baik dan amal buat yang harus terus dipertahankan. Apalagi yang diangkat baru ini adalah yang memiliki kompetensi tinggi insyaalah akan mampu menatakelola manajemen Sekolah dengan baik. Terakhir saya sarankan di celah celah Kasek yang dipromosikan maupun diangkat masih ada Kasek yang sudah melebihi dosis masa jabatan sesuai ketentuan yang seharusnya segera berakhir.
Sementara stok Cakep yang sudah lama menunggu giliran masih beranri panjang. Hal ini akan berdampak pada mutu hasil pencapaian target. Karena bagaimanapun usia sedikit berpengaruh pada sebuah proses dan suasana dan jika terus dipaksakan akan bertendes penafsiran lain.
Mari memajukan Dompu dan mecerahkan NTB menuju Indonesia Emas.