Undangan Pelatihan Peningkatan Kualitas dan Kompetensi Manajerial Kepala SMK Berbasis Industri Angkatan 1 dari BBPPMPV BOE Kemdikbudristek RI, di Malang, Jatim, 12-17 Juni 2023. (tangkap layar/lakeynews.com)

Posisi Diganti Orang Lain, Bingung Mau Implementasikan

DOMPU – Dari puluhan kepala SMAN/SMKN di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dimutasi pada 14 Juni 2023 lalu, ternyata beberapa di antaranya sedang bertugas di luar daerah.

Mereka “tergusur” saat sedang mengikuti kegiatan yang dimandatkan (direkomendasikan) oleh Pemprov NTB melalui Dinas Dikbud.

Dua di antara Kasek yang terhempas “badai” mutasi saat mengikuti kegiatan di luar NTB itu, dari Kabupaten Dompu. Mereka adalah Aidul Akbar (mantan kepala SMKN 1 Pekat) dan Rosyidah (mantan kepala SMKN 1 Hu’u).

Baca berita sebelumnya: http://lakeynews.com/2023/06/15/beberapa-kepala-sman-smkn-di-dompu-terhempas-badai-mutasi/

Aidul dan Rosyidah sebagai Peserta Pelatihan Peningkatan Kualitas dan Kompetensi Manajerial Kepala SMK Berbasis Industri Angkatan 1.

Kegiatan tersebut diselenggarakan dan berlangsung di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (BBPPMPV BOE), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) RI, di Malang, Jawa Timur, Senin-Sabtu (12-17/6/23).

Undangan kegiatan itu ditandatangani BBPPMPV BOE Kemdikbudristek Dr. I Gusti Made Ardana, tanggal 4 Juni 2024, ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, sesuai lampiran.

Menurut Ardana, kegiatan tersebut dalam rangka peningkatan kualitas dan kompetensi kepala sekolah (SMK) dalam pengelolaan sekolah. Baik dari sisi kurikulum merdeka, pembelajaran, SDM, sarana prasarana, tata kelola administrasi maupun kewirausahaan.

“Berkaitan dengan hal tersebut, mohon Saudara berkenan menugaskan nama-nama (terlampir) untuk mengikuti dan berperan aktif sebagai peserta pada pelatihan dimaksud,” pinta Ardana dalam surat dengan perihal undangan yang ditujukan kepada Kadis Dikbud NTB.

Pada Lakeynews.com, Jumat (16/6/23) malam lalu, Aidul Akbar mengaku kaget dirinya tiba-tiba dimutasi dalam kondisi demikian.

Masalah mutasi, Aidul mengaku, sebagai ASN siap ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia. Mutasi dan lainnya, menurut dia, itu hal yang lumrah.

“Namun ini pada saat kami melaksanakan tugas di luar daerah, tiba-tiba (dari Kasek) di-nonjob-kan ke sekolah lain,” ungkap Aidul lewat pesan WhatsApp-nya.

Yang menjadi masalah dan membingungkan Aidul, karena hasil pelatihan di Malang itu akan diterapkan dan diimplementasikan ke sekolah yang diwakilinya (SMKN 1 Pekat). Sementara posisi kepala SMKN 1 Pekat sudah ditempatkan (diisi) orang lain.

Dimana, penerapan IN-1 dari pelatihan ini mau dilanjutkan ke tahapan ON. “Seharusnya diterapkan di SMKN 1 Pekat selama sebulan. Dan, dilaporkan dan dipertanggungjawabkan pada tahap IN-2 di BBPPVP BOE malang,” papar Aidul.

Masa ON (Implementasi Proyek Pengembangan Sekolah), urai Aidul mengutip jadwal kegiatan pelatihan, sedianya akan dilaksanakan di SMKN 1 Pekat mulai 19 Juni sampai 18 Juli 2023. Kemudian kegiatan IN-2 (Seminar Hasil Proyek) Fullboard, 25-28 Juli 2023.

Mantan Kepala SMKN 1 Hu’u Rosyidah, ketika dihubungi media ini melalui pesan WhatsApp-nya, tidak memberikan tanggapan.

Sementara itu, Kadis Dikbud NTB Dr. H. Aidy Furqan yang dikonfirmasi Lakeynews.com sejak Sabtu (17/6/23) menjelang siang, hingga Minggu malam ini belum memberikan tanggapan.

Berikut kutipan upaya konfirmasi terhadap orang nomor satu di lingkup Dinas Dikbud NTB itu;

“Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Izin Pak Kadis…

Mohon maaf mengganggu, Tiang konfirmasi terkait mutasi kepala SMAN/SMKN, 14 Juni kemarin.

Beberapa di antara mereka ternyata sedang mengikuti kegiatan “Pelatihan Peningkatan Kualitas dan Kompetensi Manajerial Kepala SMK berbasis Industri Angkatan 1”, di Malang 12-17 Juni 2023.

Informasinya, setelah pelatihan itu mereka;

1. Akan melakukan implementasi di sekolah yang diwakilinya selama satu bulan, 19 Juni – 18 Juli depan.

2. Seminar 25 – 28 Juli depan.

Pada sisi lain, kepala sekolahnya susah berganti. Bagaimana kelanjutan implementasi dan seminar hasil kegiatan mereka di Malang?

Sebelumnya, kami ucapkan terima kasih atas tanggapan dan penjelasan Pak Kadis.”

Sikap Aidy Furqan yang terkesan tidak bersahabat dengan keengganan menanggapi konfirmasi seperti itu, terjadi pada beberapa persoalan sejak Oktober 2022 lalu.

Dihubungi terpisah pada Sabtu pagi (kemarin), Kepala Cabang Dinas Dikbud Dompu, Dinas Dikbud NTB Muhamad Ihsan, memberikan tanggapan singkat.

Dia mengatakan, akan melakukan koordinasi dengan pimpinannya di Dinas Dikbud NTB dan pihak yang memberikan proyek di Kemdikbudristek.

“Isya Allah kita juga akan komunikasikan dengan kepala sekolah yang lama dan kepala sekolah yang baru di SMKN 1 Pekat, sehingga semuanya tetap berjalan sesuai harapan,” janjinya. (won)