Camat Dompu Ardiansyah (paling kanan) ketika memimpin apel dan memberikan motivasi pada pejabat dan staf agar meningkatkan lagi kinerjanya, Rabu (26/4) pagi. (ist/lakeynews.com)

Inilah Aktivitas Empat Camat di Dompu Saat Ngantor Perdana Pascalibur Lebaran 2023

BAGAIMANA suasana hari pertama masuk kerja sejumlah pemerintahan kecamatan di Kabupaten Dompu setelah Libur Lebaran 2023, Rabu (26/4)? Apa saja aktivitas mereka?

Lima dari delapan Camat, sempat dihubungi untuk mengetahui hal itu. Namun, hanya empat Camat yang memberikan tanggapan. Sedangkan satu Camat, tidak memberikan respons.

Camat Dompu Ardiansyah adalah salah seorang di antaranya dan dihubungi lebih awal. “Tadi pagi kita lakukan apel,” kata Simpe Dian (sapaan akrab Ardiansyah) via telepon genggamnya.

Dalam apel itu, Simpe Dian memotivasi para stafnya agar meningkatkan kinerja. Apalagi telah menjalani puasa Ramadan dan baru saja melewati masa cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1444 Hijriah selama seminggu.

“Kita motivasi mereka. Produktivitas (ASN) harus meningkat,” tegas Simpe Dian.

Baca juga:

Itu aktivitas di kantor Camat. Di luar kantor, setelah apel pagi yang diiringi salam-salaman dan bermaaf-maafan, Simpe Dian berkunjung ke beberapa Desa. Antara lain, Desa Manggenae, Kata dan Desa O’o.

Simpe Dian bersilaturahmi dengan pihak pemerintah desa. Mulai Kades, Sekdes hingga staf. Melalui momen ini dilakukan pembinaan.

“Kami menyamakan persepsi dalam menciptakan situasi agar tetap aman dan kondusif,” papar Simpe Dian.

Camat Kempo Budi Rahman. (ist/lakeynews.com)

Camat Kempo Budi Rahman, juga melakukan hal sama. Pada hari perdana kerja itu, Budi bersama pejabat dan stafnya menunaikan beberapa agenda dan tugas yang tertunda.

Selain itu, ASN yang ditempatkan di Kecamatan Kempo melayani urusan masyarakat yang menunggu hari kerja kantor.

“Insya Allah, semuanya berjalan aman dan lancar saudaraku,” kata Budi melalui pesan WhatsApp-nya.

Camat ketiga yang dihubungi media ini adalah Camat Kilo Nurnaimah. Pada media ini, Nurnaimah mengaku, suasana dan aktivitas kerja di kantornya pada hari pertama masuk setelah libur lebaran, baik-baik saja.

Camat Kilo Nurnaimah. (ist/lakeynews.com)

“Kebetulan hari ini kami ada kegiatan audiensi dengan anak-anak mahasiswa terkait masalah BUMDes Imbi Sama Desa Malaju,” tutur Nurnaimah.

Sayangnya, apa masalah BUMDes tersebut, Nurnaimah tidak menjelaskannya secara eksplisit.

Selanjutnya, bagaimana suasana kerja di Pemerintah Kecamatan Hu’u yang merupakan wilayah paling selatan Kabupaten Dompu?

Camat Hu’u Muhammad Iswan yang dihubungi media ini, menyampaikan tanggapan singkat.

“Allhamdulillah. Semua karyawan masuk sesuai jam kerja. Hampir 100 persen masuk kerja, kecuali yang sakit dan diopname,” papar Iswan.

Apa saja aktivitas mereka pada hari itu?

“Tadi kita melaksanakan apel pagi rutin seperti biasa. Cuma, karena ini hari pertama masuk kantor setelah libur lebaran, ya kita saling bermaaf-maafan,” ujar Iswan.

Camat Hu’u Muhammad Iswan. (ist/lakeynews.com)

Kehangatan para Camat di atas dalam menanggapi konfirmasi media ini, seolah tidak berlaku bagi Camat Pekat Nuraini.

Mengapa?
Kepala wilayah paling barat Kabupaten Dompu itu sama sekali tidak memberikan responsnya.

“Assalamu’alaikum Bu Camat.
Mohon maaf lahir dan batin…
Bagaimana suasana dan apa saja aktivitas di hari pertama masuk kerja pascalibur lebaran?
(lakeynews.com)”

Itulah petikan pesan/pertanyaan yang dilayangkan Lakeynews.com pada Nuraini melalui nomor WhatsApp-nya +62 852-3803-3xxx, sekira pukul 10.14 Wita.

Jangankan membalas pesan tersebut, dibacapun tidak. Karena, sampai tulisan ini disusun, pesan itu masih tercentang dua hitam.

Tidak diketahui, apakah benar-benar belum dibaca ataukah diatur agar orang lain tidak mengetahui bahwa pesan terbaca atau tidak.

Sikap cuek tersebut, bukan kali pertama ditunjukkan Nuraini. Sebelumnya, telah dua kali dilakukannya.

Kasus kedua, sama dengan yang ketiga ini. Pesan/pertanyaan yang terkirim siang tanggal 4 Januari 2023 tidak terbaca hingga berita ini ditulis malam ini. Berikut salinan pertanyaan kali kedua tersebut;

“Assalamu’alaikum ibu Camat.
Mohon konfirmasi terkait beberapa jabatan di kantor camat yang masih lowong;

  1. Apakah tidak mengganggu tugas pelayanan publik?
  2. Apa upaya yg ibu lakukan agar jabatan-jabatan itu segera terisi?
    Terima kasih?
    (lakeynews.com)”

Kasus pertama, lebih parah lagi. Pesan yang dikirim pada 29 Juli 2022 itu, hanya dibaca. Sampai berita ini dibuat, tak kunjung dibalas.

“Assalamualaikum bu camat.
Izin…
Santa’be ta mada Sarwon (wartawan Lakeynews.com). (Permisi saya Sarwon; Dompu-Bima, red).
Mohon waktu, ada yg ingin mada konfirmasi?

Pertanyaan selanjutnya; Patutkah pejabat yang hampir setiap saat bersentuhan dan melayani kepentingan publik, bersikap demikian? Layakkah oknum pejabat seperti itu dibiarkan dan dipertahankan? (sarwon al khan)