Kacab BPJS Kesehatan Bima Tati Haryati Denawati ditemani Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Dompu Kamaluddin dan rombongan bersama Direktur RSUD Dompu dr. H. Diaz Indarko, ketika bincang-bincang dengan beberapa petugas IGD. (tim/lakeynews.com)

DOMPU – Kepala Cabang (Kacab) BPJS Kesehatan Bima Tati Haryati Denawati dan rombongan, Senin (17/4) pagi berkunjung ke RSUD Dompu.

Kunjungan tersebut untuk memastikan kesiapan layanan rumah sakit selama libur lebaran Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah. Dan, memastikan bahwa sistem online aplikasi diterapkan dalam pelayanan di fasilitas kesehatan itu.

Libur lebaran dan layanan tersebut dimulai pada periode 19-21 April 2023 dan 24-25 April 2023, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 Wita.

“Kunjungan kami ke RSUD Dompu ini untuk memastikan pelayanan kepada pasien BPJS Kesehatan tetap diberikan rumah sakit sebagai mitra kami,” kata Dena, sapaan Kacab BPJS Kesehatan Bima Tati Haryati Denawati, pada Lakeynews.com di sela-sela kunjungan tersebut.

Baca juga: Libur Lebaran 2023, BPJS Kesehatan Pastikan Peserta JKN Tetap Bisa Akses Pelayanan

Dalam kunjungannya, Dena didampingi Kabag Pelayanan Fasilitas Kesehatan (Yanfaskes) Hazmi dan beberapa staf lainnya. Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Dompu Kamaluddin, juga hadir di sana.

Dena menjelaskan, BPJS Kesehatan ingin memastikan bahwa selama libur lebaran nanti, peserta BPJS Kesehatan tidak akan menghadapi kendala dalam pelayanan RS. Mungkin peserta berpikir saat libur, kantor/rumah sakit tutup dan tidak ada yang menjamin adanya pelayanan.

Kacab BPJS Kesehatan Bima Tati Haryati Denawati dan rombongan diterima Direktur RSUD Dompu dr. H. Diaz Indarko, di ruang kerjanya. (tim/lakeynews.com)

“Nah, melalui kunjungan ini, kita pastikan bagaimana kesiapan rumah sakit, termasuk dalam memberikan pelayanan administrasi kepada pasien BPJS. Jangan sampai nanti ada keluhan karena ada yang tidak diselesaikan pelayanannya,” tegasnya.

Yang lebih awal dikunjungi Kacab BPJS Kesehatan Bima dan rombongan adalah Instalasi Gawat Darurat (IGD) sebagai pintu masuk pertama pasien/peserta BPJS.

“Kita pastikan bahwa seluruh pegawai atau petugas IGD mengetahui bagaimana mereka memberikan pelayanan kepada pasien/peserta BPJS. Kalau ada keluhan, siapa yang harus dihubungi,” papar Dena.

Pihaknya juga ingin mengetahui kualitas pelayanannya. Apakah dijalankan sesuai ketentuan. Tidak ada lagi foto kopi – foto kopi (dokumen).

“Tidak ada biaya tambahan segala macam, karena tidak ada lagi biaya yang ditarik pada pasien BPJS. Intinya, mereka harus dilayani dan terlayani dengan baik,” tegasnya.

Ketika berkunjung ke IGD, Dena dan rombongan sempat ngobrol-ngobrol dengan petugas serta pasien/peserta BPJS Kesehatan. “Kita sekalian mengkros cek informasi dari pihak rumah sakit terkait pelayanan kepada pasien,” tutur Dena.

Kacab BPJS Kesehatan Bima Tati Haryati Denawati bersama Direktur RSUD Dompu dr. H. Diaz Indarko, ngobrol-ngobrol dengan salah seorang pasien/peserta BPJS di IGD. (tim/lakeynews.com)

Dena berharap, rumah sakit sebagai mitra BPJS Kesehatan memberikan pelayanan terbaik pada pasien/peserta BPJS. Melayani dengan ramah, tidak dipersulit dengan persoalan administrasi, tidak menarik biaya tambahan, dan ruangan perawatannya nyaman. “Semua itu penting bagi BPJS,” tandasnya.

Apalagi, sambung Dena, RSUD Dompu merupakan salah satu rumah sakit prioritas BPJS Kesehatan. Karena, selain melayani masyarakat Dompu, RSUD Dompu juga melayani masyarakat Bima dan Sumbawa.

Setelah berkunjung ke IGD dan ngobrol dengan beberapa pasien, Dena bersama rombongan meninjau ruang perawatan VIP A yang sedang dibangun.

Selanjutnya, rombongan BPJS Kesehatan yang saat itu ditemani Direktur RSUD Dompu dr. H. Dias Indarko, mengunjungi ruang perawatan Kelas 1, 2 dan Kelas 3.

Sebelum mengunjungi beberapa ruangan perawatan tersebut, terlebih dulu rombongan BPJS diterima Direktur RSUD di ruang kerjanya. Di tempat itu, kedua belah pihak terlibat diskusi dan koordinasi selama beberapa saat. (tim)