
Pernyataan Serap Gabah Dompu Jumat-Sabtu Hanya PHP
–
DOMPU, Lakeynews.com – Tidak hanya pimpinan Bulog Bima-Dompu yang dianggap bohong. Bulog Pusat pun dinilai gombal dan berbohong pada pemerintah daerah dan petani di Kabupaten Dompu. Lho, kok?
Pasalnya, sampai Sabtu (19/3) malam ini harga Gabah Kering Panen (GKP) di Dompu masih pada angka sebelumnya, Rp. 3.400 per Kg untuk . Bahkan di beberapa kecamatan, harganya bermain hingga Rp. 3.200 per Kg.
Sebagaimana Lakeynews.com sebelumnya, saat menerima Bupati Dompu Kader Jaelani dan rombongan, Kepala Badan Pangan Nasional (BPN) Dr. Arief Prasetyo Adi memerintahkan Bulog agar mempercepat penyerapan gabah petani di Kabupaten Dompu.
Perintah kepala BPN setelah sebelumnya menerima surat Bupati Kader tersebut, langsung disikapi pihak Bulog. Bahkan Bulog Pusat menegaskan, penyerapan gabah-gabah petani sesuai HPP (Harga Pokok Pembelian) tersebut langsung dilakukan mulai akhir pekan ini, Jumat atau Sabtu (18-19/3).
Baca Juga: Diperintah Kepala BPN, Bulog Pusat Serap Gabah Dompu Mulai Jumat-Sabtu Ini
Bagaimana aplikasinya? Sesuaikah antara ucapan itu dengan kenyataannya?
Untuk membuktikannya, dua hari berturut-turut (Jumat dan Sabtu) media ini berusaha memantau dan menyerap informasi di sejumlah wilayah pertanian padi Kabupaten Dompu.
Seperti di Desa Dorebara dan Kandai Satu (Kecamatan Dompu), Kelurahan Kandai ll, Desa Wawonduru dan Desa Bara (Kecamatan Woja), serta Kecamatan Hu’u.
Fakta dan kondisi di lapangan masih menyayat hati dan perasaan petani. Harga gabah mereka belum berubah. Angkanya masih bermain pada angka Rp. 3.400 per Kg.
Itu baru di sekitar Kecamatan Dompu dan Woja. Di kecamatan lain, beda lagi. Bahkan lebih parah. Di Kecamatan Kempo misalnya. Menurut salah seorang perani di sana, hari ini (Sabtu), harga GKP hanya Rp. 3.200 per Kg.
“Kebanyakan harga gabah di sini sekilan. Meski memang ada juga gabah yang dibeli pengusaha dengan harga Rp. 3.300 – 3.400 Kg,” ungkapnya.
Ternyata Ahmad Sonk, Korlap Aksi Gapoktan di Kantor DPRD dan Bupati Dompu terkait anjloknya harga gabah pada Rabu (16/3) lalu, juga dua hari terakhir memantau harga gabah di lapangan. Temuannya pun hampir sama dengan fakta yang dijumpai media ini.
Melihat kenyataan ini, pria gondrong yang akrab disapa Sonk menyesalkan hal tersebut. Hasil Rapat Tingkat Tinggi di kantor Bupati Dompu, pernyataan pimpinan Bulog Bima-Dompu dan janji Bulog Pusat, tidak sesuai kenyataan.
“Ini kok, para petani padi hanya diberikan harapan palsu. Seolah hanya dibohongi saja,” tegas Sonk, ketika bertandang ke Redaksi Lakeynews.com, malam ini.
Jika kondisinya terus begini, petani terus dirugikan. “Dari pada petani dirugikan terus, kami akan kembali melakukan unjuk rasa. Paling telat Rabu (23/3), pekan depan,” ancamnya.
Rencana aksi kali ini, lanjutnya, dilakukan secara besar-besaran. Melibatkan para petani padi se-Kabupaten Dompu. “Mungkin jumlahnya nanti bisa ribuan orang,” tegas Sonk. (ayi)

One thought on “Bulog Pusat juga Bohong? Gabah Masih Rp. 3.400 per Kg”