
DOMPU, Lakeynews.com – Forum Keserasian Sosial (FKS) Wadu Mbi’a Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, mengadakan Dialog Tematik.
Kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan Masyarakat yang Harmonis, Nyaman dan Tenteram melalui Pencegahan Konflik Sosial dengan Cara Memupuk Rasa Gotong Royong” itu, berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Simpasai, Kamis, 17 September 2020.
Dialog diikuti berbagai elemen dan lapisan masyarakat di Simpasai ini menghadirkan beberapa pemateri dari dinas, instansi dan institusi terkait. Yakni dari Dinas Sosial Kabupaten Dompu, unsur TNI, Polri, Bakesbangpoldagri dan pendamping forum.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kabupaten Dompu Muhammad Abduh, SE, M.Si, pada kesempatan itu menyampaikan beberapa hal.
Menurutnya, program dan kegiatan keserasian sosial diawali dengan sarasehan atau dialog. “Ini dimaksudkan untuk membangun kembali budaya gotong royong, sehingga tercipta keserasian sosial,” jelas Abduh.
Dia berharap, setelah kegiatan pembangunan melalui program keserasian sosial, masyarakat dapat menjaga dan merawat fasilitas yang ada. Fasilitas tersebut dapat menjadi sarana pemersatu masyarakat di Kelurahan Simpasai dan sekitarnya.
Program Keserasian Sosial, urai Abduh, merupakan program Kementerian Sosial RI dalam penanganan masalah konflik sosial. Tujuannya, menciptakan tatanan kehidupan sosial yang harmonis dilandasi kebersamaan.
“Tujuan mendasar dari Program Keserasian Sosial ini, pada prinsipnya, bagaimana kita mencegah terjadinya konflik sosial dan menjaga keharmonisan di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.
Ditambahkan, sasaran Program Keserasian Sosial untuk Kelurahan Simpasai adalah Pembangunan Rabat dan Talut Jalan.
Lurah Simpasai Miskar, S.Sos mengucapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Kemensos RI, Dinsos NTB dan Dinsos Dompu karena menunjuk Kelurahan Simpasai sebagai daerah penyelenggara program ini.
“Terima kasih kami pada Kemensos RI, Dinsos NTB dan Dinsos Dompu yang telah merekomendasikan daerah kami untuk berkesempatan merasakan manfaat dari Program Keserasian Sosial ini,” ucapnya.
Diakuinya, masyarakat Simpasai bisa merasakan manfaat dari Program Keserasian Sosial Kemensos tersebut.
Sementara itu, Ketua FKS Wadu Mbi’a Syafruddin menjelaskan, program dialog tematik keserasian sosial merupakan program kementerian sosial. Program dari pusat dalam upaya penanggulangan bencana sosial.
“Ada dua jenis kegiatan yang dirasakan. Yakni kearifan lokal dan keserasian sosial,” jelasnya.
Dia mengharapkan, dengan pelaksanaan program ini bisa mencegah konflik, menjaga keharmonisan dan menumbuhkan rasa gotong royong di antara masyarakat.
“Diskusi tematik ini sangat penting untuk meningkatkan koordinasi dan kebersamaan di antara masyarakat,” tandasnya.
Melalui program tematik keserasian sosial ini juga pihaknya berharap, pihak kelurahan meningkatkan rasa memiliki dan tumbuh kedamaian di tengah masyarakat.
“Hal ini, sangat penting untuk meningkatkan koordinasi, berdiskusi, berdialog tentang membangun toleransi antarumat beragama, revolusi mental dan menangkal radikalisme,” paparnya. (zar)

One thought on “Dialog Tematik “FKS Wadu Mbi’a” Simpasai; Cegah Konflik Sosial, Pupuk Rasa Gotong Royong”