Sumber data: Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTB. (ist/lakeynews.com)

MATARAM, Lakeynews.comInnalillahi wainnailaihi raji’un. Seorang lagi warga Nusa Tenggara Barat (NTB) meregang nyawa karena Covid-19.

Dengan demikian, hingga hari ini (Kamis, 7/5), warga NTB yang meninggal akibat (positif) corona ini sudah enam orang.

Selain satu orang meninggal dunia, data Gugus Tugas Provinsi NTB hari ini menunjukkan penambahan pasien positif dan sembuh. Terkonfirmasi 12 positif baru dan 23 orang dinyatakan sembuh.

Warga yang meninggal dunia tersebut, pasien nomor 233, an. Ny. SM, usia 69 tahun. Almarhumah merupakan penduduk Kelurahan Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram.

“Pasien meninggal setelah dirawat selama tujuh hari di RSUD Provinsi NTB,” jelas Sekretaris Daerah selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, dalam rilisnya hari ini.

Lebih jauh dijelaskan Sekda, hasil pemeriksaan terhadap 208 sampel di Laboratorium RSUD Provinsi NTB dan Laboratorium RS Unram, 176 sampel negatif, 20 sampel positif ulangan, dan 12 sampel kasus baru positif Covid-19.

12 kasus baru positif tersebut :

• Pasien nomor 301, an. An. MAF, laki-laki, usia 2 tahun, penduduk Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 302, an. An. MRF, laki-laki, usia 2 bulan, penduduk Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 303, an. Tn. FCU, laki-laki, usia 23 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina di Kota Mataram dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 304, an. Tn. DMS, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Kelurahan Monjok Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien pernah melakukan perjalanan ke luar negeri yang terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina di Kota Mataram dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 305, an. An. AEP, perempuan, usia 1 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 229. Saat ini menjalani karantina di Kota Mataram dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 306, an. Ny. R, perempuan, usia 52 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 229. Saat ini menjalani karantina di Kota Mataram dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 307, an. Tn. S, laki-laki, usia 43 tahun, penduduk Desa Ubung, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Bali dalam 14 hari sebelum sakit. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini dirawat di RSUD Praya dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 308, an. Ny. SAKSW, perempuan, usia 35 tahun, penduduk Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Saat ini dirawat di RS Unram dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 309, an. Tn. Z, laki-laki, usia 53 tahun, penduduk Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 310, an. Tn. M, laki-laki, usia 56 tahun, penduduk Desa Moyot, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak erat dengan orang yang pernah bepergian ke Gowa Makassar (Rapid Diagnostic Test Reaktif). Saat ini sedang dirawat di RSUD dr. R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 311, an. Ny. T, perempuan, usia 80 tahun, penduduk Desa Terara, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 258. Saat ini sedang dirawat di RSUD dr. R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 312, an. Tn. K, laki-laki, usia 44 tahun, penduduk Kelurahan Turida, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 171 dan nomor 244. Saat ini sedang menjalani karantina di Kota Mataram dengan kondisi baik.

BACA JUGA : http://lakeynews.com/2020/05/07/hari-ini-23-pasien-covid-19-ntb-sembuh/

Menurut Sekda, dengan bertambahnya 12 kasus baru terkonfirmasi positif, 23 sembuh, dan satu kematian, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (7/5) sebanyak 312 orang. Rinciannya, 81 orang sudah sembuh, enam meninggal dunia, serta 225 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif. (tim)