Firmansyah, S.Psi, M.MKes. (ist/lakeynews.com)

 

Oleh: Firmansyah, S.Psi., M.MKes *)

MUNCULNYA kejadian pembunuhan di tengah masyarakat (keluarga) –termasuk di Kabupaten Dompu– sebagaimana diberitakan sejumlah media pers hari ini, Sabtu (7/6/2025) mengundang keprihatinan banyak pihak.

Dampak dari kejadian pembunuhan tersebut akan meninggalkan luka batin atau pengalaman yang traumatis terutama bagi pihak korban.

Bagaimana kejadian pembunuhan yang viral tersebut bisa terjadi, sudah pasti ada faktor pemicunya.

Salah satu pemicu terjadinya kasus pembunuhan di tengah masyarakat (keluarga) adalah adanya kondisi kesehatan mental yang buruk.

Baca jugaWarga Hu’u Dompu Tega Bantai Istrinya, Diduga Malu karena Utang

Dalam banyak hal keadaan kesehatan mental yang buruk bisa mendorong seseorang berbuat hal yang negatif semisal pembunuhan.

Seseorang dengan keadaan kesehatan mental yang buruk mudah terpicu melakukan hal yang negatif yang berdampak merugikan bagi diri sendiri maupun orang lain.

Agar seseorang bisa tercegah melakukan tindakan atau perbuatan yang berdampak negatif (merugikan) bagi diri sendiri ataupun orang lain perlu meningkatkan kualitas kesehatan mentalnya agar menjadi baik dan terarah.

Apa Itu Kesehatan Mental?

Kesehatan mental adalah kondisi kesejahteraan emosi, kejiwaan, dan psikis seseorang.

Kesehatan mental mencakup kemampuan untuk mengatasi stres, membangun hubungan yang sehat, dan berkontribusi secara produktif dalam masyarakat.

Tanda-tanda Seseorang Memiliki Kesehatan Mental Baik

Beberapa hal yang mengindikasikan seseorang berada dalam kondisi kesehatan mental yang baik dapat terlihat dengan tanda-tanda yang antara lain;

Perasaan bahagia, percaya diri, penuh harapan, dan secara umum puas dengan kehidupan.

Seseorang dengan kesehatan mental baik juga cenderung merasa terhubung dengan orang lain, memberikan kontribusi pada masyarakat, memiliki rasa makna atau tujuan, serta perasaan damai.

Lainnya orang dengan kesehatan mental yang baik mampu bangkit dari kekesalan dan kekecewaan (bukan pribadi pendendam), memiliki hubungan yang sehat, melakukan aktivitas fisik, makan makanan sehat, terlibat dalam kegiatan, memiliki rasa pencapaian, bisa bersantai, tidur nyenyak, serta merasa nyaman di komunitasnya.

Beberapa Upaya dalam Meningkatkan Kesehatan Mental

Beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesehatan mental diantaranya dapat dilakukan dengan upaya sebagai berikut;

Melatih mental dengan membiasakan diri berpikir yang positif, tidak cepat tersinggung apalagi cepat marah (emosional).

Belajar untuk pandai-pandai bersyukur atas limpahan karunia nikmat dari Allah SWT, besar ataupun kecil harus disyukuri.

Kesehatan mental yang baik bisa juga diupayakan dengan melakukan kegiatan yang disukai (menjalani hobi). Kegiatan dimaksud bisa membantu mengurangi stres dan meningkatkan mood.

Mempromosikan pentingnya kesehatan mental di tengah masyarakat juga bisa memantu dalam memperbaiki kesehatan mental masyarakat.

Lainnya dalam memperbaiki kualitas kesehatan mental bisa dengan melakukan konsultasi dengan ahlinya semisal psikolog, konselor ataupun psikiater.

Demikian uraian ini mudah-mudahan ada manfaatnya bagi kita semua untuk mencegah dan menanggulangi perilaku negatif yang berdampak merugikan diri sendiri dan orang lain. (*)

*) Penulis adalah Konsultan Psikologi pada Lembaga Konsultasi dan Bimbingan Psikologi “Buah Hati”. Juga sebagai Koordinator Sub Bagian Komunikasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Dompu dan aktif sebagai Anggota PPM Kabupaten Dompu.