
Aliansi Masyarakat Anti Narkoba (AMAN) Dompu
DOMPU – Sesuai prediksi sebelumnya. Gerakan perlawanan terhadap parahnya peredaran, pengedar, gembong, dan pembeking Narkoba di Kabupaten Dompu, makin meluas.
Kini, yang sudah pasti, ada puluhan organisasi dan lembaga bergabung. Elemenn yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Anti Narkoba (AMAN) Dompu itu menyatakan perang melawan Narkoba, barang terkutuk di seantero Bumi Nggahi Rawi Pahu.
Sebelumnya, gerakan perlawanan diawali aksi Pemerintah dan Warga Desa Soriutu, Kecamatan Manggelewa, serta Pemuda Desa Madaprama, Kecamatan Woja.
Berita sebelumnya:
* Masyarakat Dompu Mulai Bergerak Lawan Narkoba
* Ketua DPRD Desak Bupati Tetapkan Dompu Darurat Narkoba dan Bentuk Tim Terpadu
* Badai NTB, Tsunami Bandar Narkoba
Organisasi-organisasi yang berhimpun dalam AMAN Dompu itu, terdiri dari organisasi kemasyarakatan, KNPI dan sejumlah organisasi kepemudaan, lembaga bantuan hukum, organisasi guru, organisasi media massa, organisasi wartawan, pondok pesantren, serta organisasi perempuan dan anak.
Menariknya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama Satgas anti Narkoba, para kepala desa, organisasi konseling, dan lainnya, juga ambil bagian dalam gerakan ini.
Pada Jumat (4/1/2025) perwakilan organisasi dan elemen –termasuk Ketua KNPI Muhammad Iradat– tersebut, menggelar pertemuan di Gedung Pemuda (KNPI) Kabupaten Dompu. Mereka membahas rencana aksi nyata, unjuk rasa yang diperkirakan diikuti ribuan orang, serta merumuskan beberapa kesepakatan.

Salah satu kesepakatan yang dirumuskan dalam pertemuan tersebut, untuk menyatakan perang terhadap Narkoba, AMAN Dompu bersama semua elemen masyarakat melakukan Aksi Damai. Unjuk rasa akan dilaksanakan pada Selasa, 7 Januari 2024.
“Kami menyepakati, titik kumpul di Masjid Raya Baiturrahman Dompu. Dari sana, long march menuju Kantor DPRD Dompu dan mimbar bebas (orasi) di depan kantor dewan. Dilanjutkan dialog dengan anggota DPRD,” kata Humas AMAN Dompu Ida Faridah.
Selain itu, AMAN Dompu akan melakukan propaganda melalui akun media sosial sebagai bentuk perlawanan serentak dan masif terhadap Narkoba. Yakni dengan menyebarkan pamlet, seruan, ajakan, imbauan bersama-sama memerangi Narkoba.

Ketua MUI dan Pimpinan Beberapa Ponpes Mendukung
Setelah melakukan rapat koordinasi di Gedung Pemuda, beberapa perwakilan AMAN Dompu mengunjungi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Dompu H. Mokh. Nasuhi dan beberapa pimpinan pondok pesantren (Ponpes).
Pimpinan Ponpes dimaksud, antara lain, Pengasuh Ponpes As-Salam Ustaz Mujahidul Haq, Pengasuh Ponpes Utsman Bin Affan (UBA) Ustaz Zainuddin, dan Pengasuh Ponpes Sakinah juga unsur Forum Umat Islam (FUI), Ustaz Muslamin.
Tujuan perwakilan AMAN Dompu menemui tokoh-tokoh tersebut untuk berkomunikasi dan berkoordinasi terkait agenda besar Unjuk Rasa Lawan Narkoba, pekan depan.
“Beliau-beliau mengatakan mendukung aksi kita. Insya Allah, unsur MUI, pimpinan Ponpes As-Salam, Ponpes UBA dan Ponpes Sakinah akan ikut turun bersama AMAN Dompu,” kata Faridah. (tim)

semoga ikhtiar dan gerakan masyarakat dlm melawan peredaran narkoba membawa hasil.Doa dari kami masyarakat NTB.