Seruan aksi damai AMAN Dompu pada Selasa, 7 Januari 2025, dengan isu lawan Narkoba, bebaskan Dompu dari Narkoba. (kolase/lakeynews.com)

DOMPU – Lebih dari 50 organisasi di Kabupaten Dompu telah bergabung di Aliansi Masyarakat Anti Narkoba (AMAN) Dompu. Pekan depan, Selasa (7/1/2025) mereka bersama ribuan warga Bumi Nggahi Rawi Pahu akan berunjuk rasa, menyatakan perang melawan Narkoba.

Organisasi-organisasi yang berhimpun dalam AMAN Dompu itu, terdiri dari organisasi kemasyarakatan, KNPI dan sejumlah organisasi kepemudaan, lembaga bantuan hukum, organisasi guru, organisasi media massa, dan organisasi wartawan.

Berita sebelumnya:

Puluhan Organisasi dan Ribuan Warga Dompu Siap Demo Perangi Narkoba

Ketua DPRD Desak Bupati Tetapkan Dompu Darurat Narkoba dan Bentuk Tim Terpadu

Masyarakat Dompu Mulai Bergerak Lawan Narkoba

Didukung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Dompu, juga ambil bagian pondok pesantren, organisasi perempuan dan anak, Satgas anti Narkoba, para kepala desa, organisasi konseling, dan lainnya.

Selengkapnya, berikut daftar puluhan organisasi dan elemen yang tergabung di AMAN Dompu dan siap terus menerus mengadvokasi serta bergerak dalam upaya pemberantasan dan memerangi Narkoba bersama pihak terkait di seluruh wilayah Kabupaten Dompu;

DPD II KNPI Kabupaten Dompu, DPC Persatuan Alumni GMNI Dompu, Ikatan Guru Indonesia (IGI) Dompu, KASASI-NTB, HMI Dompu, LMND Dompu, Figur Dompu, GMNl Cabang Dompu, Forum Perempuan dan Anak (FPA) Dompu, Koalisi Perempuan Indonesia (KPI), Kohati HMI Cabang Dompu, IOSKI Dompu, dan Pemuda Muhammadiyah.

Kemudian, Ponpes Utsman Bin Affan Dompu, Ponpes As-Salam Dompu, Ponpes Sakinah Dompu, Forum Umat Islam (FUI) Kabupaten Dompu, Jamaah Anshorusariah (JAS), dan Asosiasi Bimbingan Konseling Indonesia (ABKIN) Dompu.

Selanjutnya, Pemuda NWDI Dompu, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Dompu, Karang Taruna Iwandai Kandai II, Satgas Anti Narkoba Kabupaten Dompu, Legalitas NTB, KAMMI Dompu, Komunitas Mahasiswa dan Pemuda Pemerhati Karamabura Dompu Timur (Kompak-DT), dan Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Desa Madaprama (Gempa), serta Komunitas K2.

Berikutnya, sejumlah kepala desa (Kades) dan organisasi Pers (organisasi wartawan dan organisasi media) yang telah menyatakan bergabung. Yakni Kades Soriutu, Kades Matua, Kades O’o, Kades Kramabura, Kades Manggenae, Kades Dorebara, Kades Serakapi, Kades Sorisakolo, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Serikat Media Siberia Indonesia (SMSI), dan DPD Media Independen Online (MIO) Indonesia Kabupaten Dompu.

“Jumlah organisasi dan elemen masyarakat yang akan bergabung dalam AMAN Dompu dan ikut aksi unjuk rasa pekan depan, Selasa, 7 Januari, kemungkinan masih akan bertambah,” kata Humas AMAN Dompu Ida Faridah. (tim)