DARI KIRI: KCD Dikbud Dompu Muhamad Ihsan, Kadis Dikpora Dompu H. Rifaid, Sekda Dompu Gatot Gunawan Perantauan Putra, Fungsional Pengembangan Teknologi Pembelajaran BGP NTB Sakban, dan Kabid GTK Dinas Dikpora Dompu I Made Suprapta alias Muhammad Yusuf. (tim/lakeynews.com)

DOMPU – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dompu Gatot Gunawan Perantauan Putra mengatakan, keberadaan guru penggerak akan sangat luar biasa dalam memajukan dunia dan mutu pendidikan di daerah ini.

Karena itu, Sekda Gatot berharap agar para guru penggerak ini berperan sebagai motor bagi kemajuan pendidikan menuju DOMPU MASHUR (Maju, Sejahtera, Unggul dan Religius).

Hal tersebut disampaikan Sekda mewakili Bupati H. Kader Jaelani dalam sambutannya pada acara Festival Panen Hasil Belajar Kegiatan Lokakarya 7 Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) Angkatan 6 Tahun 2023.

Para CGP di acara Festival Panen Hasil Belajar Kegiatan Lokakarya 7 PPGP Angkatan 6 Tahun 2023. (tim/lakeynews.com)

Kegiatan itu berlangsung di Paruga Samakai, Sabtu (15/4). Diikuti 51 guru penggerak angkatan 6 se-Kabupaten Dompu, dihadiri juga oleh puluhan undangan lainnya.

Pantauan Lakeynews.com, hadir di acara itu, Fungsional Pengembangan Teknologi Pembelajaran Balai Guru Penggerak Nusa Tenggara Barat (BGP NTB) Sakban, Kadis Dikpora Dompu H. Rifaid, KCD Dikbud Dompu Dinas Dikbud NTB Muhamad Ihsan, Kabid GTK Dinas Dikpora Dompu I Made Suprapta alias Muhammad Yusuf.

Hadir juga para pendamping guru penggerak, para pengawas pendidikan Cabang Dinas Dikbud Dompu Dinas Dikbud NTB, puluhan kepala sekolah (SD, SMP, SMA, SMK dan SLB) baik negeri maupun swasta.

“Atas nama Pemda Kabupaten Dompu, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini,” kata Sekda Gatot saat itu.

Menurutnya, PPGP merupakan salah satu terobosan Mendikbud-Ristek Nadin Makarim. Ini untuk memberikan bekal pengetahuan dan kemampuan bagi para peserta guru penggerak.

Penampilan beberapa peserta dan pengajar pendamping CGP yang membawakan Kapatu Cambe. (tim/lakeynews.com)

Sebelumnya, Fungsional Pengembangan Teknologi Pembelajaran BGP NTB Sakban, menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan puncak dari rangkaian dan proses panjang yang dilakukan para Calon Guru Penggerak (CGP).

Diakuinya, selama berbulan-bulan (6-7 bulan) para peserta mengikuti PPGP, perhatian mereka pada keluarga sangat berkurang. “Mereka tidak bisa mencurahkan perhatian seperti biasa pada keluarganya,” tuturnya.

Meski demikian, Sakban meyakinkan bahwa pada waktunya nanti para peserta akan mendapatkan hasil yang menyenangkan.

“Karena setelah mengantongi Sertifikat Guru Penggerak, mereka adalah calon kepala sekolah, calon pengawas pendidikan masa depan,” paparnya.

Antara lain hasil karya kelompok CGP yang ditampilkan pada Festival Panen Hasil Belajar Kegiatan Lokakarya 7 PPGP Angkatan 6 Tahun 2023. (tim/lakeynews.com)

Setelah seremonial acara, Sekda Dompu dan sejumlah pejabat terkait mengunjungi stan-stan Festival Panen Hasil Belajar Kegiatan Lokakarya 7 PPGP Angkatan 6 Tahun 2023 itu.

Pada beberapa stan tersebut dipamerkan hasil karya kelompok-kelompok CGP yang begitu menakjubkan.

Namun sebelumnya, acara diawali dengan penampilan beberapa peserta yang membawakan Kapatu Cambe. Penampilan mereka disambut antusias oleh para peserta dan undangan. (tim)