Wagub NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah bersama kepala DP3AP2KB provinsi dan kabupaten/kota se-NTB usai Rakor dengan Menteri PPPA RI Bintang Puspa Yoga. (ist/lakeynews.com)

MATARAM, Lakeynews.com – Pemprov bersama Pemkab/Pemkot di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus berikhtiar dalam menekan kasus perkawinan anak dan kekerasan pada perempuan.

Salah satunya, seperti yang dilakukan Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah bersama kepala DP3AP2KB provinsi dan kabupaten/kota pada Rabu (15/6).

Wagub beserta rombongan mengunjungi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI dan diterima menteri terkait, Bintang Puspa Yoga, di Jakarta.

Kunjungan tersebut dilanjutkan dengan rapat koordinasi sehubungan dengan upaya menekan kasus perkawinan anak dan kekerasan pada perempuan di NTB.

Saat itu, Wagub yang akrab disapa Ummi Rohmi menjelaskan, Rakor itu membahas progres Kabupaten/Kota Ramah Perempuan dan Layak Anak di NTB.

Ummi Rohmi mengajak seluruh masyarakat dan stakeholder terkait di NTB untuk berikhtiar bersama dalam menekan kasus perkawinan anak dan kekerasan pada perempuan.

“Inysa Allah, dari NTB, kita wujudkan Indonesia Layak Anak 2030 dan Indonesia Emas 2045,” ujarnya. (tim)