
DOMPU, Lakeynews.com – Cakupan vaksinasi Covid19 di Kabupaten Dompu menunjukkan tren kemajuan dan peningkatan yang signifikan. Kecuali cakupan Dosis 3 (Boster) yang masih sangat rendah.
Hal itu tergambar dari data yang yang disampaikan Kepala Dinas Kesahatan (Dikes) Kabupaten Dompu Maman, SKM, M.M.Kes, Minggu, 17 April 2022.
Data tersebut, baik cakupan dosis 1, 2 dan 3 (Boster), cakupan vaksinasi anak umur 6-11 tahun dosis 1 dan 2 maupun khusus cakupan dosis 3 (Boster) yang masih rendah (zona merah).
Maman juga menyampaikan beberapa Syarat Indonesia Transisi Menuju Endemi. “Kami sangat mengharapkan kerja sama dari kita semua untuk menuju Dompu pada zona aman,” katanya pada Lakeynews.com, Minggu (17/4) malam.
Cakupan dosis 1, 2 dan 3 (Boster), sebut Maman, dari target 174.467 orang, Dosis 1 sudah tercakupi 155.905 orang (89,36 persen). Dosis 2 tercakupi 147.176 orang (84,36 persen). Dan, cakupan Dosis 3 masih sangat rendah, baru 19.267 orang (11,05 persen).
Sementara cakupan vaksinasi terhadap anak, dari target 27.022 orang untuk Dosis 1 telah melampaui dengan cakupan 28.266 orang (104,60 persen). Dosis 2 tercakupi 25.485 orang atau 94,31 persen.
“Khusus cakupan dosis 3 (Boster) masih rendah dan membuat Dompu tetap berada pada zona merah. Cakupannya baru 19.267 orang (11,05 persen) dari target 174.467 orang,” jelas Maman.
Namun demikian, lanjutnya, secara keseluruhan hasil Assesment Semua Kabupaten/Kota di Provinsi NTB yang dilakukan Kemenkes RI per 15 April 2022, Kabupaten Dompu masih tetap bertahan di Level I.
“Dengan Level Situasi 1,00 ini, semoga kesuksesan tetap ada pada genggaman kita. Aamiin,” ucap Maman berharap dan berdoa.
Maman kemudian menyampaikan enam Syarat Indonesia Transisi Menuju Endemi;
Pertama, lajut penularan harus kurang dari 1.
Kedua, prositivity rate harus kurang dari 5 persen.
Ketiga, tingkat perawatan dari rumah sakit harus kurang dari 5.
Keempat, fatality rate harus kurang dari 3 persen.
Kelima, PPKM harus berada pada Transmisi Lokal Level I .
Keenam, Kondisi-kondisi tersebut harus konsisten terjaga dalam rentang waktu enam bulan. (tim/adv)
