

Bangunan Rp. 4,6 Miliar Kemitraan BNPT dan Kementerian PUPR
–
DOMPU, Lakeynews.com – Tuntas sudah proses pembangunan Rumah Susun (Rusun) Ponpes Utsman Bin Affan (UBA), di Desa O’o, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Provinsi NTB.
Bangunan senilai Rp. 4,6 miliar itu diresmikan kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) diwakili Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi Mayjen TNI Nisan Setiadi, SE, Senin (7/3) sore.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita.
Rusun megah berlantai dua itu diperuntukan bagi santri putra (santriwan), dengan kapasitas hunian 84 orang. Terbangun atas kerja sama/kemitraan BNPT dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Pembangunan Rusun ini berlangsung selama sekitar lima bulan. Mulai Oktober 2021 hingga awal Maret 2022. Rusun dengan luas bangunan 537,31 M2 ini merupakan rencana aksi Kemen-PUPR.
Saat itu, Nisan Setiadi mengatakan, pembangunan Rusun di Ponpes UBA sebagai bentuk sinergitas. Memperkuat upaya pencegahan paham radikalisme yang cenderung menyasar generasi muda.
Menurutnya, yang patut disadari, penanggulangan paham radikalisme tidak bisa hanya dilakukan satu pihak atau pihak tertentu saja. Tetapi, secara multipihak, metode pentahelix.
Metode pentahelix ini, kerja sama antara BNPT dengan sejumlah pihak. Antara lain, kementerian dan lembaga, akademisi, dunia usaha, media massa dan komunitas masyarakat.
Penerapan metode pentahelix, BNPT menggandeng 46 kementerian dan lembaga. Termasuk dewan pers, bersama-sama mencegah paham radikalisme yang mengarah kepada tindak pidana terorisme.
Sejak 2018 hingga 2021, lanjutnya, BNPT bersama kementerian dan lembaga-lembaga pemerintahan telah melaksanakan 83 kegiatan di Kabupaten Dompu.
“Diantaranya, pembagian Alquran, beasiswa, pembangunan penerangan jalan umum tenaga surya, balai latihan kerja, pelatihan kewirausahaan, bantuan alat kerja, bantuan bibit buah dan alat mesin pertanian,” jelas Nisan.

Selain kerja sama dengan unsur kementerian dan lembaga lain, BNPT juga bekerja sama dengan komunitas masyarakat. Di Kabupaten Dompu, kerja sama dilakukan dengan Yayasan Pondok Pesantren Utsman Bin Affan sebagai wadah bagi pendidikan para penghafal Alquran.
Disamping di Dompu, BNPT juga meresmikan Rusun santri di Ponpes Walisongo Poso, Sulawesi Utara. “Bulan lalu, peresmian bangunan yang sama di Lamongan (Jawa Timur). Di Yayasan Lingkar Perdamaian. Tahun 2020 di Yayasan Al Madinah, Bima,” urainya.
Sementara itu, Direktur Rumah Susun Kementerian PUPR Aswin Grandiarto Sukahar, ST, M.BEnv mengungkapkan, bantuan (pembangunan Rusun) pada lembaga pendidikan ini atas usulan BNPT.
Dia berharap, Rusun megah yang sudah dibangun tersebut agar dirawat dengan baik. “Tolong dirawat dan dijaga dengan baik, terutama dalam pengelolaan sampah,” imbuh Aswin.
Sebelumnya, Ketua Yayasan Ponpes UBA H. Syamsudin H. Abdullah, M.Pd, mengaku sangat bersyukur telah memiliki Rusun bantuan pemerintah untuk asrama santri.
Dia tidak pernah membayangkan bahwa Ponpes yang didirikannya sekitar 20 tahun lalu akan memiliki bangunan semegah ini. Pemerintah hadir denga memberikan pelayanan dan pemenuhan kebutuhan rakyat dengan sebaik-baiknya.
“Alhamdulillah, bangunan ini terwujud berkat sinergitas BNPT dan Kementerian PUPR. Rasa haru, senang bahagia sulit kami gambarkan dengan kata-kata,” ujarnya.
Dengan tidak bermaksud cengeng, Syamsudin berharap, ke depan BNPT juga membangun gedung yang sama untuk santriwati di Ponpes tersebut.
“Kami berharap, akses jalan ke Ponpes sekitar 0,5 kilometer bisa diaspal atau dicor. Kondisi jalan ke Ponpes cukup parah. Akses masuk ke pondok lumayan susah,” katanya berharap.
Hadir dalam acara tersebut, anggota DPR RI Dapil NTB 1, H. Muhammad Syafrudin, Wakil Bupati Dompu H. Syahrul Parsan, Sekda Gatot Gunawan PP, Kapolres AKBP Iwan Hidayat, Dandim Letkol Kav. Taufiq, serta ratusan tokoh masyarakat dan undangan lainnya. (tim)
