
DOMPU, Lakeynews.com – Manajemen RSUD Dompu ke Provinsi Jogjakarta. Mereka melakukan studi banding ke PKU Muhammadiyah, salah satu rumah sakit swasta di sana.
Kunjungan rombongan yang dipimpin Direktur RSUD Dompu dr. H. Dias Indarko, MPPM (Dokter Dias), itu berlangsung selama dua hari, Senin-Selasa (24-25/1).
Lima pejabat RSUD ikut bersama Dokter Dias. Tiga diantaranya, Kabid Pelayanan Dewi Mahligai Putri, SST, M.Kes, Kabid Keperawatan Dewi Warda, SST, MPH, dan Kabid Pengembangan Ervina Fatimah, SH.
Sedangkan dua pejabat lainnya, Kasubag Keuangan Halinda Al-Katiri, SE, dan Kasubag Humas dan Pemasaran Muhammad Iradat, S.Gz.
Rombongan manajemen RSUD Dompu belajar dan menimba banyak pengetahuan serta pengalaman PKU Muhammadiyah Jogjakarta.
Kegiatan studi banding ini bentuk respon dan tanggung jawab Dokter Dias sebagai Direktur RSUD Dompu. Studi banding ini merupakan upaya manajemen belajar pada tempat lain. “Kita pelajari banyak hal,” kata Dokter Dias pada Lakeynews.com.

“Kita ambil hal-hal baik dan bermanfaat. Kita bawa pulang untuk pengembangan dan pembenahan dan peningkatan mutu pelayanan RSUD Dompu kedepan,” sambung Dokter Dias sebagaimana dikutip Muhammad Iradat (Dae Redo), Selasa (25/1) sore.
Hari pertama studi banding diisi diskusi setelah mendengarkan paparan tentang gambaran umum PKU Muhammadiyah Jogja. Juga terkait capaian, prinsip-prinsip menjaga mutu pelayanan dan rencana PKU membangun gedung baru.
“Hari kedua, kita keliling, mengunjungi setiap bidang dan unit pelayanan di PKU Muhammadiyah Jogjakarta,” papar Dokter Dias.
Dikemukakan Dokter Dias, PKU Muhammadiyah adalah RS Swasta. Sedangkan RSUD Dompu merupakan BLUD dan sebagian besar pejabatnya baru dilantik. “Makanya kita perlu banyak belajar,” tegasnya.
Dokter Dias kembali menjelaskan, semua hal yang baik dan cocok akan diterapkan nanti di RSUD Dompu. Terutama berkaitan dengan mutu pelayanan, asuhan keperawatan, homecare, rencana pengembangan, sistem tarif dan loket, public relation, gizi, parkir, tata ruang, inovasi-inovasi dan lainnya.
“Pokoknya, semua unit pelayanan dan penunjang kita pelajari di sini (PKU Muhammadiyah Jogjakarta, red),” tandasnya.
Yang menarik di PKU Muhammadiyah itu, untuk parkirannya dibuatkan gedung tersendiri. Gedung yang berbeda dan terpisah dengan gedung RS-nya.
Menurut Dokter Dias, PKU Muhammadiyah menghabiskan anggaran hingga Rp. 4 miliar untuk gedung parkir bertingkat tersebut.
“Prioritas kita di RSUD Dompu kedepan memperbanyak kamar Kelas I dan VIP. Termasuk rencana pembangunan VVIP,” ujar Dokter Dias. (tim)
