Proses pencarian petani jagung bernama Asruddin, alamat Dusun Lakeke, Desa Doridungga, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, di So Sori Mango, Desa Suka Damai, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Jumat (31/12) sore. (ist/lakeynews.com)

Dugaan Sementara; Tertimbun Longsor, Terbawa Banjir atau Selamatkan Diri

DOMPU, Lakeynews.com – Petani bernama Asruddin (L/50-an), alamat Dusun Lakeke, Desa Doridungga, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, NTB, dikabarkan hilang pada Jumat (31/12) sore.

Asruddin hilang di sekitar lahan jagungnya, di So Sori Mango, Desa Suka Damai, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, sekitar pukul 15.30 Wita.

“Sampai saat ini, kita belum berani pastikan hilangnya karena apa,” kata Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat, S.IK melalui Kapolsek Manggelewa IPTU Abdul Malik, SH pada Lakeynews.com, Jumat malam ini pukul 23.31 Wita.

Pihak keluarga Asruddin, menurut Malik, juga tidak ada yang mengetahui pasti. Mereka hanya mengetahui bahwa Asruddin hilang.

Namun, ada tiga dugaan sementara. Asruddin diduga tertimbun tanah longsor, terbawa banjir, atau menyelamatkan diri namun belum belum diketahui tempatnya. “Itu dugaan kita untuk sementara,” tegasnya.

Kapolsek Manggelewa IPTU Abdul Malik, SH. (ist/lakeynews.com)

“Kita baru bisa menduga-duga, belum berani memastikan. Kita lihat perkembangannya besok. Kami harapkan semua pihak terkait terlibat dalam pencarian,” ujar Malik berharap.

Munculnya dugaan-dugaan tersebut, karena sebelumnya terjadi hujan deras yang mengakibatkan tanah longsor di lahan jagung warga, termasuk korban di So Sori Mango, Manggelewa.

Ketika tanah longsor dan banjir terjadi, Asruddin berada di sekitar tempat kejadian. “Menurut keluarganya, korban menginap di lahan dan hendak memupuk jagung miliknya,” papar Malik.

Mendapat informasi tentang adanya petani jagung yang hilang, personel Piket Jaga Polsek Manggelewa yang dipimpin Kepala SPKT III bersama anggota meluncur ke TKP. “Begitu tiba di lokasi sekitar pukul 17.50 Wita, anggota langsung melakukan pencarian,” jelas Malik.

Upaya pencarian bersama unsur TNI, elemen lain dan warga sore tadi belum membuahkan hasil. “Sampai saat ini pemilik lahan yang hilang tersebut belum ditemukan oleh anggota maupun warga sekitar yang ikut mencari korban,” tutur Malik. (tim)