Guru korban pengeroyokan, Syarifudin (kiri depan) dan istrinya, Ketua Daerah IGI Dompu Ida Faridah (kanan depan) dan Bendahara IGI Siti Atikah. (ist/lakeynews.com)

Buntut Guru Korban Pengeroyokan Siswa-Ortu Dilapor ke Polisi

DOMPU, Lakeynews.com – Ratusan guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Indonesia (IGI) bersama pribadi guru-guru lainnya di Kabupaten Dompu, NTB, akan melakukan aksi solidaridas, Senin (27/12) pagi.

Aksi yang direncanakan mulai pukul 09.00 Wita itu sebagai bentuk solidaritas terhadap salah seorang guru SMAN 1 Hu’u, Syarifudin, korban pengeroyokan yang diduga dilakukan salah seorang siswa bersama kakak dan ayahnya, beberapa waktu lalu.

Syarifudin dilaporkan balik ke polisi oleh pihak terduga penyeroyokan dengan Laporan Polisi Nomor: LP/36/XII/2021/NTB.Res. Dompu/Sek. Hu’u, tanggal 8 Desember 2021.

Diketahui, Syarifudin dilaporkan ke polisi dengan dugaan menganiaya salah seorang siswanya.

Sebagaimana dilansir media ini sebelumnya, saat itu, jam pulang sekolah. Di luar, tidak terlalu jauh dari gerbang sekolah, Syarifudin melihat beberapa kelompok siswa yang hendak tawuran (berkelahi).

Sayrifudin yang guru Mapel Matematika itu, tidak ingin ada siswanya mendekat, apalagi bergabung atau berhadap-hadapan dengan kelompok siswa di luar tersebut.

Karena itu, dia melarangnya. Namun, beberapa siswanya bersikeras. Bahkan salah seorang siswa nekat menabrakan badannya ke badan Syarifudin alias Guru Udin.

Melihat kondisi itu, Guru Udin mengambil belahan bambu seukuran jari. Bambu itu kemudian diayun-ayunkan dan mengenai beberapa siswa yang ngotot tersebut.

Salah seorang siswa yang terkena pukulan Guru Udin adalah yang diduga mengeroyoknya bersama kakak dan ayahnya. Karena pukulan itulah, Guru Udin dilaporkan balik ke polisi.

Baca juga:

Ketua Daerah IGI Kabupaten Dompu Ida Faridah, menyebutkan, aksi tersebut dilakukan di depan Mapolres, Dinas Dikpora, DPRD dan kantor Bupati Dompu.

“Insya Allah, aksi akan diikuti lebih kurang 150 orang (guru),” kata Ida Faridah didampingi Sekretaris IGI Dompu Kisman Rizky di Dompu, Minggu (26/12).

“Tidak tertutup kemungkinan ada juga guru-guru lain dari luar IGI ikut ambil bagian dalam aksi ini,” tambahnya.

Menurutnya, pemberitahuan aksi tersebut sudah disampaikan ke Kapolres Dompu. “Bentuk kegiatan kita, orasi. Ya, penyampaian pendapat di depan umum. Semoga berjalan lancar dan aman,” harapnya. (ayi)