
Pentas Seni KOMPAK-DT 2021 Berlangsung Semarak
–
DOMPU, Lakeynews.com – Pentas Seni yang digelar Komunitas Mahasiswa dan Pemuda Pemerhati Karamabura Dompu Timur (KOMPAK-DT), Kabupaten Dompu, berlangsung semarak.
Kegiatan di Lapangan Bola Mini Dusun Rora Timur, Desa Karamabura, Kecamatan Dompu, Rabu (25/8/2021) malam itu dilaksanakan untuk memeriahkan HUT ke-76 Kemerdekaan RI dan Hari Jadi ke-13 KOMPAK-DT.
Pantauan media ini, hadir pada acara tersebut, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Kabupaten Dompu Khairul Insyan, SE, MM dan anggota DPRD Dompu yang juga Ketua Komisi I, Ir. Muttakun beserta istri.
Hadir juga Kades Karamabura Aswan, Ketua BPD Burhanudin, SP, Penasihat KOMPAK-DT Dr. Ihlas Hasan, para tokoh masyarakat, pemuda dan undangan lainnya.
Selain itu, ratusan warga Karamabura dan sekitarnya. Mereka bahkan antusias mengikuti acara hingga akhir.
Panitia yang diketuai Gufran dan dibawa arahan Ketua Umum KOMPAK-DT Irnawansyah dan pengurus, memoles kegiatan dengan apik. Beberapa karya seni dan atraksi dipentaskan dengan luar biasa.
Salah satunya, penampilan kasidah rebana anak-anak SD “Cilik-cilik Manis Manja”.
“Pentas Seni merupakan rangkaian dari berbagai kegiatan yang kami laksanakan dalam rangka memeriahkan HUT ke-76 Kemerdekaan RI dan Hari Jadi ke-13 KOMPAK-DT,” kata Ketum KOMPAK-DT Irnawansyah.
Kadis Budpar Dompu Khairul Insyan, SE, MM, dalam sambutannya memberikan apresiasi yang luar biasa atas kegiatan generasi muda yang berhimpun di KOMPAK-DT itu. “KOMPAK-DT betul-betul kompak dan betul-betul Nggahi Rawi Pahu,” kata pria yang akrab disapa Dae Mpera itu.

Dae Mpera mengaku bangga dengan semangat dan antusiasme generasi muda yang ada di wilayah Dompu bagian timur. Sumber daya manusia dan dimiliki sudah komplit. Dari jenjang pendidikan formal saja, tidak sedikit yang sudah mencapai pucak.
“Sudah banyak yang sudah jadi Doktor. Magister dan S1 apalagi. Banyak yang jadi dokter dan tidak sedikit yang sukses di bidang-bidang lainnya,” puji Dae Mpera.
Yang menyenangkan dan paling membahagiakan, karena selama ini dia belum pernah mendengar ada generasi muda Karamabura yang terlibat kasus Narkoba. “Mari kita sama-sama jaga agar generasi kita tetap terhindar dari masalah Narkoba,” ajaknya.
Sehubungan dengan itu, Dae Mpera meminta Pemdes setempat agar memberikan perhatian lebih terhadap generasi muda yang memiliki semangat dan animo luar biasa tersebut.
“Saya minta, kalau bisa pada tahun 2022, agar pak Kades mensupport adik-adik ini dengan dana yang cukup. Di DPRD juga, saya mohon Pak Muttakun agar membantu mengawalnya,” pintanya.
Pada kesempatan itu, menyampaikan satu hal belum ada dan patut didirikan di Desa Karamabura. Yakni pesantren.
“Pak Kades, saya pikir bisa berdiskusi dan membicarakan dengan para tokoh agama, tokoh masyarakat dan pihak-pihak terkait di desa ini untuk segera merintis atau mendirikan pesantren,” sarannya.
Pada sisi lain, Dae Mpera mengutarakan, Pemkab melalui Dinas Budpar serius memperhatikan dan membangun sektor pariwisata Desa Karamabura.
Hal tersebut bukan sekadar ucapan tapi sudah mulai dimaksimalkan. “Karamabura sudah jadikan sebagai Desa Pariwisata, terutama Agro Wisata,” paparnya.
Menyukseskan program ini, dibutuhkan dukungan serius dan peran aktif stake horder terkait. “Agar ini sukses, Pokdarwis harus mewujudkan Sapta Pesona. Untuk hal ini juga kami mengharapkan Pak Muttakun dapat mengawalnya,” pinta Dae Mpera.

Sebelumnya, unsur Dewan Penasehat KOMPAK-DT Dr. Ihlas Hasan, mengaku bangga dengan kreativitas dan semangat adik-adiknya dalam menggelar kegiatan luar biasa tersebut.
“Kami mengharapkan agar pemerintah lebih memperhatikan. Dari pemerintah desa hingga kabupaten kiranya mendukung kreativitas generasi seperti ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kades Karamabura Aswan mengatakan, Pemdes Karamabura siap untuk senantiasa mem-back up dan mendukung kegiatan-kegiatan positif pemuda di wilayah itu.
Aswan secara jantan mengakui, peran KOMPAK-DT selama 13 tahun dan generasi muda di desa itu umumnya sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan desa.
“Insya Allah, kami di pemerintah desa akan berusaha selalu membantu semampu kami,” janjinya.
Kepada Kadis Budpar Dompu, Aswan mengharapkan jika ada proposal dari Karamabura kiranya dapat diperhatikan. “Kalau ada proposal dari desa kami yang masuk ke Dinas Budpar, mohon diterima baik Pak,” pintanya. (tim)
