Kadis Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu Ilham, SP. (tim/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Pupuk bersubsidi jatah Desa Anamina, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, akhirnya didistribusikan hari ini, Rabu (13/1).

“Jatah pupuk bersubsidi Desa Anamina sudah disalurkan hari ini. Sesuai kuota,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Dompu Ilham, SP, pada Lakeynews.com di kantornya, Rabu siang.

Diketahui, penyaluran pupuk bersubsidi itu sebagai tindak lanjut hasil pertemuan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah bersama Bupati Dompu Drs. H. Bambang M. Yasin, pekan lalu.

Pertemuan yang berlangsung di Musala Pendopo Bupati Dompu yang dipimpin Gubernur itu, juga diikuti pihak Distanbun Provinsi NTB dan Kabupaten Dompu, perwakilan Pupuk Kaltim, kelompok tani dan sejumlah pihak terkait.

Desa Anamina mengalami keterlambatan penyaluran jatah pupuk bersubsidi. Pemicunya karena belum atau terlambat dilakukan entri data RDKK-nya.

BACA JUGA : Gubernur Pimpin Bahas Pupuk Dompu, Jatah Desa Anamina Disalurkan 13 Januari

Sesuai kesepakatan dalam pertemuan di Musala Pendopo Bupati minggu lalu, pihak Distanbun NTB melakukan pembukaan portal dan berkoordinasi dengan pihak Kementerian Pertanian (Kementan).

“Karena semua itu sudah selesai, maka, hari ini kuota pupuk bersubsidi langsung didistribusikan ke Desa Anamina,” jelas Ilham.

“Sedangkan ke kawasan (desa-desa) lain sudah didistribusikan lebih awal,” sambungnya.

Berapa banyak jatah pupuk bersubsidi yang disalurkan ke Desa Anamina?

“Sebanyak 10 ribu lebih kilogram. Kalau dikonversi ke ton, sama dengan 10 ton lebih. Itu sesuai dengan jumlah areal lahan, jumlah kelompok dan luas lahan bakunya,” jawab Ilham.

Kadis termuda di Pemkab Dompu itu mengharapkan, kedepan, petugas lapangan atau Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Admin pupuk bersubsidi RDKK, agar menjadikan masalah ini sebagai pengalaman.

“Tolong dijadikan sebagai pengalaman yang sangat berharga. Jangan diulangi lagi,” imbuh Ilham.

Jadwal yang sudah diatur pihak Distanbun NTB dan Kementan RI, ujarnya, harap diatensi. Termasuk jadwal yang sudah dibuka oleh portal.

Jika keteledoran seperti itu terjadi (terulang) lagi, bagaimana kebijakan atau sanksi dari pimpinan Distanbun Dompu?

“Mudah-mudahan tidak terjadi lagi. Tapi, kalau sampai terulang lagi, saya akan berikan sanksi kepada para PPL Distanbun itu,” tegasnya tanpa merinci bentuk sanksi dimaksud. (tim)