
JAKARTA, Lakeynews.com – Asosiasi Pengusaha Bumi Putra Nusantara Indonesia (ASPRINDO) menyambut baik peluncuran Media Independen Online Indonesia (MIO-INDONESIA) di Jakarta, beberapa hari lalu.
ASPRINDO berharap organisasi tempat berhimpunnya perusahaan-perusahaan media online tersebut, dapat menjadi partner kerja bagi ASPRINDO dalam menyebarluaskan informasi tentang geliat ekonomi dan usaha para pengusaha di bawah binaan ASPRINDO.
Meski demikian, ASPRINDO yang dibina Rizal Ramli dan Sandiaga Uno ini, menaruh harapan besar kepada MIO Indonesia agar dalam menjalankan fungsi pers, benar-benar bersikap objektif dan independen.
Menurut Ketua Umum ASPRINDO H. Jose Rizal, MBA, saat ini masyarakat menjadi terbelah akibat proses politik dan bahkan terjadi polarisasi informasi. Sayangnya, media-media online justru banyak yang memilih menjadi partisan dan semakin memperparah kondisi ini.
Dia khawatir suatu ketika kita akan menyesal, karena pers abai dalam mengambil peran strategisnya sebagai salah satu pilar demokrasi. “Disamping media yang mengemban peran sebagai penyampai informasi, pendidik dan melakukan kontrol sosial,” ujar Jose Rizal pada wartawan di kantornya, bilangan Jakarta Selatan, Kamis (24/12).
Menurut pria kelahiran Aceh dan dikenal dekat dengan kalangan media itu mengakui, apa yang diproduk pers sesungguhnya hasil dari konstruksi realitas yang terjadi di masyarakat.
“Semakin objektif dan independen sebuah lembaga pers, akan tercermin pada konstruksi pemberitaan yang mendekati atau sama dengan realitas,” ujar Jose Rizal.
Peran para jurnalis dalam melakukan konstruksi, bisa saja mengabaikan mekanisme kerja jurnalisme pemberitaan dengan melakukan intervensi dalam berbagai bentuk. termasuk di dalamnya menambahkan opini, keberpihakan, bahkan hingga hoax.
“Jika kita tidak menyadari bagaimana peran penting yang harus dimainkan pers, saya khawatir pers menjadi bagian yang ikut menghancurkan pencapaian kita dalam berbangsa dan bernegara hari ini,” papar Jose Rizal.
Dia memahami godaan begitu tinggi dalam membuat berita sensasional agar bisa menghasilkan views tinggi. Namun, Jose Rizal berharap agar MIO Indonesia kembali ke khittahnya sebagai media pers.
“Jika bukan pers yang mengendalikan pemberitaan, dan memecah polarisasi informasi di masyarakat, lalu kepada siapa lagi kita bisa berharap,” kata Jose Rizal dengan nada tanya.
MIO Indonesia tegas mengusung independensi. Menurut dia, hal ini menjadi sebuah mata air segar di tengah sampah informasi saat ini.
“Semoga ini benar-benar bisa konsisten dengan pilihan tersebut. Sekali lagi saya menyampaikan selamat dan sukses MIO Indonesia. Teruslah mengasah pena dengan nurani dan kecerdasan,” imbuh Jose Rizal. (tim)
