Pihak kepolisian bersama Dinas PU dan dibantu alat berat melakukan pembersihan di tanjakan Nanga Tumpu, Dompu. (ist/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Ini peringatan bagi pengguna jalan. Berhati-hati dan waspadalah jika melewati Tanjakan Nanga Tumpu, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu.

Tanah longsor disertai batu di sepanjang tanjakan itu masih dan selalu mengancam para pengguna jalan.

Beberapa waktu lalu dua pengendara motor meregang nyawa akibat tertimpa bebatuan dari atas gunung.

Pascakejadian itu, terjadi beberapa kali longsoran susulan. Praktis menyisakan tanah dan bebatuan yang menutupi sebagian ruas jalan.

Parahnya, batu besar dibiarkan berhari-hari berada di tengah jalan. Hal ini tentu mengganggu arus lalulintas.

Melihat hal itu, Kapolsek Manggelewa IPTU Rodolfo D. Aroujo mengambil sikap. Dia berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Dompu untuk membersihkan tanah dan bebatuan yang menutupi jalan tersebut.

Sabtu (5/12) pagi, sejumlah personel Polsek Manggelewa dipimpin Kapolsek bersama pihak PU, melakukan pembersihan. Dibantu alat berat, batu dan tanah yang berserakan di tengah jalan diangkat dan dipindahkan hingga bersih.

Diluar perkiraan, sore hari itu, bebatuan dan tanah longsor kembali menumpuk dan menutup beberapa titik ruas jalan di tanjakan Nanga Tumpu.

Kondisi tersebut dijumpai personel Polsek Manggelewa yang melaksanakan patroli untuk mengecek lokasi rawan tanah longsor itu, sekitar pukul 16.30 Wita pascaturun hujan.

Tidak ingin arus lalulintas di sana terganggu, anggota Polsek Manggelewa kembali membersihkan ruas jalan itu.

Kapolsek Rodolfo mengatakan, selama musim hujan ini, potensi tanah longsor diserta batu di tanjakan Nanga Tumpu sangat tinggi dan berisiko.

“Saya imbau para pengguna jalan yang melintas di sepanjang tanjakan Nanga Tumpu agar waspada dan berhati-hati,” ujar Rodolfo dikutip Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah. (tim)