
DOMPU, Lakeynews.com – Dandim 1614/Dompu Letkol Inf Ali Cahyono, S.Kom, mengingatkan para penyelenggara dan pengawas Pilkada agar tetap profesional dan tegas.
“Para penyelenggara, pengawas Pemilu harus bersikap profesional dan tegas. Jangan terpengaruh oleh tekanan pihak manapun. Termasuk dari para peserta Pemilu. Serta, tetap memedomani protokol kesehatan Covid-19,” pesan Letkol Ali.
Pesan itu disampaikan Dandim Ali Cahyono dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Simulasi Pemungutan Suara Pilkada Dompu 2020. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Balumba, Lakey, Desa Hu’u, Kecamatan Hu’u, Sabtu (28/11) pagi.
Yang dibimtek dan simulasikan, pemungutan dan penghitungan suara dengan aplikasi rekapitulasi penghitungan suara secara elektronik (Sirekap). Pesertanya PPK se-Kabupaten Dompu, sekitar 50 orang (ketua, sekretaris dan anggota).
Pada kesempatan itu, Dandim Ali Cahyono mengharapkan kepada para peserta agar memahami kegiatan itu sebagai dasar melaksanakan tugas.
“Kedepan, para peserta kita harapkan mampu menyelesaikan masalah yang kemungkinan terjadi saat pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara,” imbuh Letkol Ali.

Saat pemungutan dan penghitungan suara, yang berhak berada di dalam TPS adalah penyelenggara, pengawas dan para saksi yang telah mendapat mandat dari Paslon Bupati/Wabup. Itu dibuktikan adanya surat mandat.
“Apabila saat itu ada permasalahan, segera diselesaikan sebelum dilanjutkan ke tahapan selanjutnya. Sehingga, permasalahan tidak berkembang,” tegas Letkol Ali.
Dandim juga berharap pelaksanaan Pilkada Dompu pada 9 Desember mendatang berjalan lancar, aman damai.
Sementara itu, Ketua KPUD Dompu Drs. Arifudin menjelaskan, logistik Pilkada rencananya akan didroping ke masing-masing kecamatan pada Senin (30/11) depan.
“Setelah kegiatan ini, nanti akan dibuatkan jadwal Bimtek bagi PPS dan KPPS,” ujarnya. (tim)
