Ir. Muttakun tengah membantu Fitriah Uchy yang menjual nasi puyung. (ist/lakeynews.com)
Ir. Muttakun mencicipi gurihnya salome jualan Anita. (ist/lakeynews.com)

FITRIAH UCHY dan ANITA adalah dua wanita tangguh di Kelurahan Bali, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, NTB. Mereka menjadi andalan dan tulang punggung bagi keluarganya.

Hal itu memantik perhatian dari anggota DPRD Dompu Ir. Muttakun untuk menyentuhnya.

Selain mencoba merasakan pekerjaan kedua ibu rumah tangga tersebut, politisi NasDem itu juga menyempatkan diri menuliskan pengalaman dan rencananya.

Goresannya tersebut diunggah Muttakun melalui akun Facebook pribadinya. Berikut selengkapnya oret-oretan Muttakun yang telah disesuaikan Lakeynews.com;

Mencoba merasakan bagaimana pekerjaan mereka berdua dalam memberikan jasa penyediaan makanan kepada pembelinya.

Fitriah Uchy yang sudah hampir empat tahun menanti pengembalian kedudukan dan hak-haknya sebagai CPNS K2 (Dompu) adalah penjual nasi puyung yang tetap laris didatangi pembeli.

Ketika melihat istri almarhum Dae Rogen ini melayani pembeli yang begitu banyak –bahkan terlihat kewalahan melayani pembelinya–, maka saya terdorong untuk membantu wanita yang biasa disapa Suci ini.

Saya langsung datang menghampiri dan menawarkan diri untuk membantu, ikut menyiapkan dan membungkus nasi puyung jualannya.

Ehhh… Pekerjaan yang terlihat sederhana itu ternyata begitu sulit untuk dilakukan. Dan, baru bisa diisi dan dibungkus tentu saja harus bertanya sambil menyelesaikan setiap langkah dari pekerjaannya itu. Clearrrr…

Lain lagi ketika melewati gang untuk silaturahmi pada Anita. Istri Bedox ini adalah penjual salome goreng.

Penasaran untuk merasakan salomenya. Salome yang baru dikeluarkan dari wajannya saya cicipi. Rasanya ternyata… Ummmm gurih sekali, yach.

Syukur Alhamdulillah…
Dua perempuan hebat dan tangguh ini benar-benar telah membuktikan dirinya sebagai warga yang produktif dan mampu eksis di tengah karut-marut perekonomian yang terpuruk oleh wabah Covid-19.

Suatu saat, jika ada umur panjang dan rezeki, maka kedua perempuan hebat ini In Syaa Allah akan mendapat perhatian. Yakni dalam bentuk intervensi pembinaan yang memungkinkan adanya peningkatan dan pengembangan usaha yang sudah nyata adanya.

Save perempuan-perempuan tangguh penopang ekonomi keluarga… Lembo ade Suci dan Anita. Semangattt…” (tim)