Dua warga Kelurahan Pane, Kota Bima, AK alias Sul dan IM, berhasil dibekuk Tim Satuan Resnarkoba Polres Bima Kota. (ist/lakeynews.com)

KOTA BIMA, Lakeynews.com – Ketahuan memiliki dan mengedarkan Narkoba jenis Sabu-sabu, dua warga Kelurahan Pane, Kota Bima, AK alias Sul (30) dan IM (42), dibekuk Tim Satuan Resnarkoba Polres Bima Kota.

Salah seorang diantaranya, IM merupakan DPO kasus Narkoba dan memiliki senjata api (Senpi) rakitan.

Kamis (19/11) di kos-kosan Lingkungan Waki, Kelurahan Manggemaci, Tim Sat Resnarkoba dibawah pimpinan Kasat IPTU Ramli, SH, awalnya membekuk AK alias Sul. AK diduga sebagai pengecer Narkoba.

Ditangan AK, polisi menyita barang bukti 1 lembar plastik klip berisi serbuk kristal di duga Sabu-sabu berat kotor 0,27 gram, 1 buah bong, 1 buah tutupan bong, 3 buah potongan pipet, 1 lusin piring, 1 buah Hp Samsung warna putih, 1 buah Hp Xiomi warna silver, 1 buah dompet waarna hitam, uang kertas sebanyak Rp. 1.350.000, 1 buah tas kecil warna merah, 1 buah korek api gas, 1 buah tabung kaca dan 2 buah potongan pipet.

“AK mengaku, barang yang ada pada dirinya didapat dari IM,” ungkap Kapolres Bima Kota AKBP Harto Tejo Wicaksono.

Setelah mengamankan AK dan barang bukti, tim Sat Resnarkoba mendatangi kos-kosan IM di Kelurahan Dara dan berhasil membekuknya. IM selama ini menjadi DPO kasus Narkoba.

Saat ditangkap, kata Kapolres, IM melakukan perlawanan. Sehingga, Tim Sat Resnarkoba melakukan tindakan terukur dengan cara menembak dan mengenai betis kaki sebelah kanan.

“Setelah melumpuhkan IM, tim melakukan penggeledahan kamar kos yang bersangkutan,” terangnya.

Saat penggeledahan, tim Sat Resnarkoba menemukan dan mengamankan sejumlah barang bukti. Yakni 1 bungkus plastik klip berisi serbuk kristal diduga Sabu-sabu berat kotor 99,16 gram, 31 lembar plastik klip berisi serbuk kristal diduga Sabu-sabu berat kotor 34 ,51 gram, 22 lintingan plastik klip berisi serbuk kristal diduga sabu berat kotor 25,51 gram.

Kemudian, 2 bungkus plastik berisi daun batang dan biji kering diduga Ganja berat kotor 33,62 gram, 7 plastik klip berisi daun batang dan biji kering diduga ganja berat kotor 4,28 gram, berat kotor ganja keseluruhan 34,75 gram, 1 pucuk senpi rakitan, 1 buah magazen isi peluru 5 butir, 6 butir peluru SS 1, 2 buah tabung kaca, 1 buah timbangan, 1 buah guntig, 1 buah isolasi, 1 ATM BNI, 1 buah Hp Nokia warna Hitam, 1 buah kotak warna hitam, 24 butir kapsul jenis Tramadol dan uang sebanyak Rp. 6.250.000.

“Kini kedua pelaku bersama barang bukti diamankan di Satresnarkoba,” pungkasnya. (tim)