Kasat Reskrim Polres Dompu IPTU Ivan Roland Christofel. (ist/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Ini warning dari pihak kepolisian menjelang puncak Pilkada Dompu, 9 Desember mendatang. Peringatan itu disampaikan utamanya terkait penggunaan media sosial (medsos).

Kasat Reskrim Polres Dompu IPTU Ivan Roland Christofel (Ivan RC) didampingi Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah, mengimbau masyarakat agar bijak dalam penggunaan medsos.

“Jangan pakai medsos untuk memprovokasi atau melakukan hal-hal yang dapat memicu terjadinya tindakan-tindakan melanggar hukum,” tegas Ivan di Kantor Redaksi Lakeynews.com, beberapa hari lalu.

Mengiringi proses dan menyambut puncak pelaksanaan Pilkada serentak ini, Ivan meminta semua lapisan masyarakat agar sama-sama menjaga situasi Dompu yang aman dan kondusif.

“Jadikanlah media sosial seperti Facebook, WhatsApp dan lainnya untuk wadah silaturahmi dan tempat edukasi,” tandas Pama Polri dengan dua balok kuning di pundak ini.

Apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini, untuk menghindari kerumunan, maka sangat tepat dan baik menggunakan media sosial.

Diingatkan juga kepada Paslon Bupati/Wabup dan Tim Sukses agar tidak melibatkan anak-anak dalam kegiatan kampanye. “Tugas anak-anak, ya belajar dan belajar,” tegas Ivan.

Harapannya, Pilkada di Dompu berjalan aman, lancar dan sukses. “Karena itu, penting kita semua untuk sama-sama menjaga keamanan dan kondusifitas daerah ini,” ujarnya.

Secara khusus kepada Tim Sukses semua Paslon, IPTU Ivan mempersilakan melakukan (menerapkan) strateginya masing-masing.

Namun demikian, dia sangat berharap agar pesta demokrasi ini tidak diciderai dengan hal-hal yang merugikan banyak orang dan daerah ini.

Justru, sambungnya, jadikanlah momentum Pilkada ini untuk memperbaiki dan mempererat tali silaturahmi antara yang satu dengan lainnya.

“Mungkin ada di antaranya yang belum kenal sebelumnya. Nah, dengan adanya kegiatan kampanye Pilkada maka bisa saling kenal satu sama lain,” tutur Ivan.

Ivan kembali menekankan, pihaknya sangat tidak ingin ada atau terjadi hal-hal yang sifatnya provokatif dan merugikan kita semua.

“Intinya, jangan karena Pilkada, kita terpecah belah. Justru kita harus makin eratkan tali silaturahmi dan persaudaraan,” ajaknya.

Di ujung pernyataannya, Ivan menegaskan, bahwa pihaknya tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas terhadap para provokator. Atau, pihak-pihak yang melakukan tindakan melanggar hukum, mengacaukan situasi Kamtibmas yang kondusif.

“Yang melakukan provokasi, melakukan hal yang memicu keributan atau mengganggu stabilitas daerah serta masyarakat, kita akan tindak tegas,” warning Ivan. (zar)