Wakil Ketua Komisi I DPRD NTB Drs. H. Abdul Hafid. (ist/lakeynews.com)

Bang Hafid: Tujuan Kita, Kepentingan Masyarakat dan Daerah

MATARAM, Lakeynews.com – Mengiringi proses Pilkada Serentak 2020, Wakil Ketua Komisi I (Bidangi Politik, Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) DPRD NTB Drs. H. Abdul Hafid, menyampaikan pernyataan yang menyejukkan.

“Demokrasi dalam proses politik ini harus dilaksanakan dengan penuh kedamaian,” kata pria yang akrab disapa Bang Hafid ini pada Lakeynews.com, Kamis (24/9).

Diketahui, di NTB ada tujuh kabupaten dan kota tengah melaksanakan proses Pilkada. Puncak pesta demokrasi ini dijadwalkan berlangsung serentak pada 9 Desember 2020.

Menurut Bang Hafid, kedamaian dalam demokrasi ini dimaksudkan untuk kepentingan, ketenangan, kenyamanan masyarakat dan daerah yang sedang menghadapi Pilkada.

Apa yang seharusnya dilakukan kalau ada hal-hal yang mengganjal atau tidak sesuai dengan keinginan suatu pihak?

Ditanya demikian, Bang Hafid, menjelaskan bahwa dalam penyelenggaraan Pemilu, termasuk Pilkada dilakukan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Ada aturan mainnya, yuridis dan formalnya. Ini saja yang kita jalani bersama,” kata politisi Udayana utusan Dapil NTB 6 (Kabupaten Bima, Kota Bima dan Kabupaten Dompu) itu.

Bang Hafid berharap, Pilkada di tujuh kabupaten/kota se-NTB berjalan aman, tertib dan damai. Ketujuh daerah dimaksud; Kota Mataram, Lombok Tengah, Lombok Utara, Sumbawa, Sumbawa Barat, Dompu dan Kabupaten Bima.

“Tujuan kita ini, kepentingan masyarakat dan daerah. Mengisi pembangunan dengan tenang. Termasuk pembangunan di bidang politik dan demokrasi,” paparnya.

Apalagi masyarakat ini banyak dan beragam. Dari berbagai elemen. Ada yang petani, pedagang, nelayan, peternak, pegawai dan sebagainya.

Bang Hafid ingin mereka semua merasa aman dan nyaman di wilayah dan negerinya sendiri. Baik dalam beribadah maupun berusaha untuk kehidupan, sesuai bidangnya masing-masing

“Kita semua ingin tertib dalam semua sendi kehidupan,” tandas politisi yang dikenal ramah, santun dan selalu bersuara pelan ini.

Diakuinya, dalam dunia politik, dunia demokrasi, dinamika itu selalu ada. “Namun, harus disikapi dengan arif dan bijak oleh semua pihak,” imbuhnya.

Intinya, dalam demokrasi, kedamaian adalah tujuan utamanya. Aman dan nyaman dalam pelaksanaan semua aspek kehidupan. “Kita ingin baik semuanya,” tegas Bang Hafid. (won)