Di antara warga yang terjaring Operasi Yustisi Covid-19 disanksi menyapu jalan (foto atas). Operasi diawali Apel Patroli Cipkon di Lapangan Apel Polres Dompu. (ist/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Operasi Yustisi Covid-19 di Kabupaten Dompu yang dilakukan aparat gabungan, Kamis (17/9) pagi tadi berhasil menjaring puluhan pelanggar.

Razia tersebut terkait Penindakan dan Penegakan Hukum Perda NTB Nomor 07 Tahun 2020 dan Pergub NTB Nomor 50 Tahun 2020.

Sebelum “Razia Covid-19” itu, dilakukan Apel Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) di Lapangan Apel Polres Dompu, sekitar pukul 08.10 Wita. Apel Dalam Rangka Penindakan dan Penegakan Hukum Operasi Yustisi Covid-19 Kabupaten Dompu, sesuai Perda dan Pergub NTB itu.

Apel dan operasi tersebut dipimpin Kabag Ops Polres Kompol Nusra Nugrahan, SH. Sedangkan Koordinator Lapangan Operasi adalah Kasat Lantas IPTU I Wayan Sukarsana, SH.

Menurut Paur Humas Polres AIPTU Hujaifah, kegiatan itu diikuti sekitar 50 personel gabungan Polres, Kodim 1614/Dompu, Brimob, Pemda, Kejaksaan, Satpol PP dan Dinas Kesehatan.

Kabag Ops Nusra Nugrahan mengatakan, kegiatan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab polisi dan para pihak terkait sebagai aparatur negara.

“Ini juga untuk menyelamatkan orang banyak. Saya minta kita bekerja dengan ikhlas dan serius,” imbuh Nusra.

Setelah melaksanakan apel pagi, aparat gabungan menuju lokasi operasi, Kelurahan Monta Baru. Tepatnya, di Jalan Lintas Dompu-Sumbawa, depan Kantor Camat Woja.

Dalam operasi tersebut, aparat menemukan masih banyak warga yang tidak mengenakan masker. Mereka belum patuh pada imbauan pemerintahan agar tetap memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

Puluhan warga pun terjaring razia. Setidaknya, 23 orang diberikan sanksi sosial berupa menyapu jalan dan push up.

Saat itu, Kasat Lantas Wayan Sukarsana mengimbau semua warga yang diperiksa dalam operasi agar patuh dan taati protokol Covid-19.

Warga juga ditegaskan agar tetap patuh terhadap aturan lalu lintas. (zar)