Ibu-ibu di Sumbawa Barat memborong produk Tri Utami Jaya pada momentum sosialisasi usaha kelorisasi. (ist/lakeynews.com)

SAYAP kemitraan perusahaan Tri Utami Jaya dalam pengembangan usaha berbahan dasar kelor terus dilakukan.

Tidak hanya di Kecamatan Kilo dan beberapa wilayah lain di Kabupaten Dompu.

Beberapa waktu lalu, perusahaan yang memproduksi Teh Moringa KIDOM digawangi Nasrin H. Muhtar, MM, membangun kemitraan dengan pondok pesantren di Lombok Tengah.

Usaha kelorisasi kini mulai merasuki Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Diawali dengan kegiatan “Sosialisasi Potensi Usaha Kelorisasi dan Penyerahan 1000 Bibit Sayur untuk semua TP PKK Kecamatan se-KSB.”

Sosialisasi yang berlangsung di Hanipati Resto, Taliwang itu terlaksana atas kerja sama Tim Penggerak PKK dan BNNK Sumbawa Barat dengan Tri Utami Jaya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua PKK yang juga istri Bupati KSB Hj. Hanifah Musyafirin, S.Pt dan ibu-ibu PKK, serta ketua GOW/istri Wabup.

Hafir pula ketua Dharma Wanita/istri Sekda, ketua DWP BNNK, pengurus UMKM dan kepala BNNK. Selain itu Manager Marketing Tri Utami Jaya sebagai narasumber, Dwi Thyas.

Menurut perwakilan Tri Utami Jaya, Erwin Sugana, kegiatan ini momentum untuk sosialisasi kepada masyarakat. Utamanya terkait dengan pengembangan usaha, membantu perekonomian dengan menanam, memanfaatkan kelor sebagai nilai tambah dan bermitra dengan CV. Tri Utami Jaya. Termasuk untuk seluruh anggota PKK.

“Jadi, sosialisasi ini untuk pengembangan usaha dengan bahan dasar kelor bagi ibu-ibu PKK dan UMKM di KSB,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Ketua PKK KSB Hj. Hanifah Musyafirin, S.Pt mengaku, sudah mengetahui manfaat kelor dan penggunaannya sebagai sosial ekonomi masyarakat.

Karena itu, mereka sangat antusias termasuk dalam hal penanaman dan bahan baku di beberapa lahan yang didukung oleh pemerintah daerah.

Sementara itu, Ketua DWP BNNK Yurnelda, S.Ag, memberikan apresiasi terhadap kegiatan sosialisasi tersebut.

Menurutnya, apabila kelorisasi dilakukan di KSB akan sangat bermanfaat bagi ekosistem lingkungan.

Selain itu, bisa dijadikan produk yang memiliki nilai tambah. “Jadi usaha ini sangat membantu masyarakat kedepan,” tandasnya.

Apresiasi juga disampaikan Kepala BNNK Cheppy Ahmad Hidayat, S.Ag. Dia mendukung kegiatan ini.

“UMKM diharapkan bisa memperbaiki perekonomian di wilayah KSB,” ujar Cheppy sembari menyampaikan beberapa pesan dan peringatan tentang bahaya Narkoba.

Sedangkan Narasumber dari Tri Utami Jaya, Dwi Thyas menguraikan sekilas tentang usaha kelor ini. Berikut manfaat tanaman kelor untuk kesehatan, perusahaan CV. Tri Utami Jaya dan pemanfaatan kelor untuk usaha.

Menurut dia, manfaat tanaman kelor begitu banyak untuk kesehatan tubuh manusia. “Karena itu, kami mengharapkan ibu-ibu bisa memanfaatkan potensi ini sebagai peluang usaha dan berkelanjutan,” imbuh Dwi. (tim)