Anggota BPD O’o, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu Yoyodin, S.Pd dan Kepala Dusun Wonto Amirudin (kain). (dayat/lakeynews.com)
Jalan Wonto, Desa O’o, Dompu yang kembali minta diaspal. (dayat/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan kepala Dusun Wonto, Desa O’o, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu kembali “mengemis”. Mereka meminta kepada Pemkab setempat agar mengaspal jalan menuju dusun itu.

Jalan lintas dari Desa Sorisakolo menuju Dusun Wonto itu merupakan jalan kabupaten dengan panjang sekitar satu kilo lebih. Sejak 1994 sampai akhir Juli 2020 ini, belum diaspal.

“Setiap hari kami menggunakan jalan ini sebagai aktivitas sehari-hari,” kata Anggota BPD Desa O’o, Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Yoyodin, S.Pd, pada Lakeynews.com, Sabtu (25/7).

“Mudah-mudahan mereka buka mata dan buka hati dengan keadaan jalan yang ada dusun kami,” sambung Yoyodin.

Hal senada dilontarkan Kepala Dusun Wonto Amirudin. Katanya, jalan tersebut tidak pernah diperhatikan Pemkab Dompu.

“Ketika ada warga yang melahirkan, sulit akses kami ke rumah sakit karena kondisi jalan rusak,” tandasnya.

Menurutnya, pengaspalan jalan itu pernah diusulkan saat Musyawarah Desa (Musdes) 2015. Sampai sekarang masih terus diusulkan.

“Pemerintah desa tidak bisa mengerjakan karena bukan ranah desa. Anggarannya juga pasti lebih besar,” jelasnya.

Masalah lain, saat musim hujan, guru-guru yang mengajar di SDN 33 Dompu (di Wonto) itu terkadang datang jam sembilan, bahkan jam sepuluh. Mereka pun akan menyimpan motornya di Desa Sorisakolo, karena kondisi jalan yang licin dan bebatuan.

“Kami memohon agar pemerintah daerah melihat kondisi jalan yang sangat rusak ini,” harapnya. (yat/mul)