Kepala SMPN 4 Dompu Drs. Edy Suryansah, ketika ditemui Lakeynews.com di ruang kerjanya, Kamis (23/7). (tim/lakeynews.com)

Edy Suryansah: Kita Siap Dievaluasi dan Menerima Apapun Hasilnya

DOMPU, Lakeynews.com – SMPN 4 Dompu tetap konsisten menerapkan protokol Covid-19 dalam penyelenggaraan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di masa Transisi New Normal.

“Sesuai dengan arahan Pemkab Dompu, KBM kami laksanakan dengan protokol Covid-19,” kata Kepala SMPN 4 Dompu Drs. Edy Suryansah, saat ditemui Lakeynews.com di ruang kerjanya, Kamis (23/7).

Dalam satu rombongan belajar (Rombel/kelas) paling banyak 18-20 siswa. Biasanya, dalam keadaan normal, tiap Rombel ada 32 siswa.

“Kita terapkan betul protokol Covid-19. Jarak antara siswa yang satu dengan yang lainnya satu meter,” papar pria energik nan low profile ini.

Bukan itu saja. Setiap siswa wajib mengenakan masker. Mereka semuanya mencuci tangan dengan air bersih dan sabun sejak tiba di sekolah.

Sekolah juga menyiapkan handsanitizer untuk cuci tangan semua warga lembaga pendidikan yang berkedudukan di Jalan Baru, Karijawa itu.

“Semuanya sudah kita siapkan. Termasuk mengetes suhu tubuh semua siswa, guru dan pegawai di sini,” urai lelaki yang akrab disapa Dae Edy itu.

Kembali soal KBM. Menurut Edy, SMPN 4 Dompu menerapkan dua shift. Di Kelas VII (Kelas 1) misalnya, diketahui ada tiga kelas. Yakni Kelas VII A, VII B dan VII C.

Tiap kelas dibagi dua. Kelas VII A1 dan VII A2, VII B1 dan VII B2, serta VII C1 dan VII C2.

“Nah, Kelas VII A1, VII B1 dan VII C1, masuk sekolah pada hari Senin, Selasa dan Rabu. Selebihnya, pada Kamis, Jumat dan Sabtu, anak-anak belajar secara online di rumahnya masing-masing,” tandasnya.

Sedangkan Kelas VII A2, VII B2 dan VII C2, masuk sekolah pada Kamis, Jumat dan Sabtu. “Hari Senin, Selasa dan Rabu, mereka belajar secara online di rumahnya,” jelas Edy.

Ember-ember berisi air bersih dan sabun cuci, antara lain yang disiapkan SMPN 4 Dompu. (tim/lakeynews.com)

“Begitu juga dengan Kelas VIII dan Kelas IX,” sambung pria yang sudah tiga tahun lebih memimpin SMPN 4 Dompu itu.

Lebih jauh Edy menjelaskan, pihaknya mengambil kebijakan, siswa dipulangkan lebih awal. “Itu untuk menghindari kerumunan siswa dan agar tidak muncul klaster baru di sekolah,” tandasnya.

Terkait dengan itu, SMPN 4 Dompu menerapkan lama jam pelajaran hanya 40 menit. Biasanya, satu jam dan 40 menit.

“Siswa pulang lebih cepat. Mereka masuk pukul 07.15 Wita, pulang pukul 09.55 Wita dan tidak ada istirahat. Begitu tiap hari selama masa transisi new normal ini,” urainya.

Sehubungan dengan penyelenggaraan KBM di sekolah itu dalam masa transisi new normal ini, Edy menegaskan, pihaknya siap dievaluasi pihak-pihak yang berkompeten.

“Kita juga siap menerima dengan lapang dada apapun hasil evaluasi (jika ada yang mengevaluasi) nantinya,” papar Dae Edy dengan nada tegas. (tim/adv)