
DOMPU, Lakeynews.com – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Makmur, Desa Kadindi, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu dikelola untuk kemakmuran masyarakat.
Karena itu, pemerintah desa setempat tidak ragu menggelontorkan dana untuk modal BUMDes Makmur. Bahkan, mulai tahun 2016, anggaran yang diberikan sebagai modal tersebut Rp. 150 juta.
“Saya masuk September 2015. Tahun itu juga, BUMDes diberikan modal Rp. 150 juta,” kata Kepala Desa Kadindi, Doriwanto pada wartawan di kantornya.
Dana-dana tersebut digunakan, antara lain, pengurus BUMDes Makmur diminta untuk membeli dua unit Molen dan pengadaan air bersih. “Di sini banyak pekerjaan fisik. Ketimbang kita sewa molen di tempat lain, lebih baik beli sendiri,” jelasnya.
“Untuk jenis usaha simpan pinjam, mereka belum berani. Pengalaman selama ini, ketika masyarakat diberikan pinjaman dari lembaga pemerintah sulit untuk dikembalikan,” lanjut Doriwanto.
Ditambahkan, yang masuk di Pendapatan Asli Desa (PADes) dari usaha Molen mulai 2016 sebesar Rp. 25 juta. “Sekarang naik menjadi Rp. 27 juta,” papar Doriwanto. (yat)
