
AKBP Syarif: Kita Akan Tindak Tegas Setiap Pelanggaran
DOMPU, Lakeynews.com – Kunjungan silaturahmi ke para Bakal Calon Bupati (Bacabup) Dompu 2021-2026 menjelang Pilkada Desember mendatang, dilanjutkan Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat, SH, SIK.
Kali ini, Kapolres didampingi Kasat Intel IPTU Makrus, S.Sos menggandeng Dandim 1614/Dompu Letkol Inf Ali Cahyono, S.Kom.
Mereka bersama-sama menyambangi dua Bacabup. Salah satu Bacabup, Hj. Eri Aryani didampingi Bacawabup H. Ichtiar Yusuf, SH (ERA-HI). Sedangkan satu lagi, Bacabup H. Syaifurrahman Salman, SE (SS).
Kedua bakal calon pemimpin Dompu itu dikunjungi di tempat dan pada hari yang berbeda.
ERA-HI dan tim suksesnya dikunjungi Kapolres-Dandim pada Rabu (17/6) lalu, sekitar pukul 14.25 Wita. Pertemuan mereka berlangsung di Posko Pemenangan ERA-HI, Lingkungan Kandai Dua Barat, Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Woja.
Sedangkan kunjungan terhadap SS dan tim sukses dilakukan Kapolres-Dandim pada Kamis (18/6), sekitar pukul 13.20 Wita di kediaman SS, Kelurahan Potu, Kecamatan Dompu.
Dalam pertemuan dengan ERA-HI dan SS, Kapolres Syarif menyampaikan hal yang sama dengan yang disampaikan saat menemui tiga Bacabup lain sebelumnya.
BACA JUGA : http://lakeynews.com/2020/06/14/cara-dini-kapolres-dompu-modifikasi-pilkada-damai/
“Kami tetap normatif. Kami dari Kepolisian dan TNI tetap netral terhadap semua bakal calon bupati,” papar Kapolres sebagaimana dikutip Paur Humas Polres Dompu AIPTU Hujaifah.
Kegiatan silaturahmi seperti ini, lanjutnya, akan dilakukan ke semua bakal calon karena memang sudah diagendakan.
Kapolres mengatakan, kedatangannya bersama Dandim, selain bersilaturahmi, juga untuk menyampaikan beberapa hal.
Diantaranya, imbauan terkait Kamtibmas agar bersama-sama menciptakan situasi aman dan kondusif di semua wilayah Kabupaten Dompu. “Yang perlu diperhatikan dan dikontrol adalah tingkah tim sukses dalam penggunaan media sosial,” imbuh Kapolres.
“Kita harus sama-sama bijak menggunakan media sosial. Jangan sampai ada postingan yang mengarah ke hinaan atau ujaran kebencian pada pihak lain, sehingga memprovokasi dan berpotensi mengganggu Kamtibmas,” sambungnya.
Dijelaskan Kapolres, KPU telah melakukan tahapan-tahapan persiapan Pilkada. Pendaftaran diatur jadwalnya, massa pendukung/simpatisan dibatasi 40 orang. Begitu juga saat debat publik, kampanye terbuka dan tertutup akan dibatasi.
Mengingat saat ini pandemi Covid-19 masih dalam penanganan bersama maka butuh kesadaran untuk mematuhi semua protokoler Covid-19.
“Bersama Badan Pengawas Pemilu, kami akan menindak tegas jika ada pelanggaran yang dilakukan oleh Bacabup/Bacawabup. Ini demi kebaikan bersama dan keamanan Kabupaten Dompu,” tegas Kapolres.
Kepada Kasat Intel dan Polsek, Kapolres sudah memerintahkan untuk selalu memantau situasi di Posko Pemenangan tiap Bacabup/Bacawabup. “Ini bukan untuk mencari-cari kesalahan, namun untuk memantau situasi yang berpotensi mengganggu Kamtibmas,” paparnya.
Sementara itu, Dandim Letkol Ali Cahyono mengungkapkan, saat Pilpres dan Pilkades beberapa waktu lalu, Kabupaten Dompu dinyatakan zona merah. Namun, TNI/Polri dan berbagai pihak di Dompu mampu menjawab semua itu dengan menciptakan keamanan sampai tahap pelantikan.
“Itu merupakan wujud nyata kedewasaan kita dalam menjalankan Pemilu. Saya sangat berharap kesuksesan seperti itu dapat kita sama-sama torehkan lagi saat Pilkada Dompu, Desember mendatang,” ujar Dandim.
TNI, katanya, akan tetap bekerja sama dan bersinergi dengan Polri untuk menjaga dan membangun daerah ini. “Perlu peran aktif kita semua untuk mewujudkannya,” tuturnya.
“Kita sangat membutuhkan para simpatisan memiliki kedewasaan dalam berpolitik agar bisa saling menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban bersama,” ajak Dandim.
–
ERA-HI dan SS Siap Kontrol Sikap Tim Sukses
Menanggapi hal-hal yang disampaikan Kapolres dan Dandim, ERA-HI dan SS sepakat mewujudkan keamanan dan ketertiban dalam kontestasi Pilkada.
“Itu merupakan harapan kita bersama,” kata ERA-HI dan SS, juga dikutip AIPTU Hujaifah.
Mereka berkomitmen penuh untuk mendukung tugas-tugas TNI/Polri dalam cipta kondisi, dan siap bekerja sama.
Mereka juga siap mengontrol sikap dan kelakuan para tim suksesnya, baik di lingkungan masyarakat maupun di media sosial untuk tidak melakukan hal-hal yang provokatif dan berpotensi terjadinya keributan.
Pada sisi lain, kedua Bacabup itu siap mematuhi semua protokoler Covid-19, aturan perundang-undangan serta ketentuan KPU sebagai penyelenggara Pilkada. (tim)
