Paket Sembako dari KONI Kabupaten Dompu yang dibagikan kepada atlet, pelatih dan pelaku olahraga yang terdampak Covid-19. (ist/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Hasrat KONI Kabupaten Dompu untuk membantu para atlet, pelatih dan para pelaku olahraga yang terdampak Covid-19 dengan dana stimulan, belum kesampaian. Gagal terwujud karena anggaran yang diusulkan kepada pemerintah tidak disetujui.

Namun sebagai gantinya, induk organisasi olahraga yang dipimpin Putra Taufan, SH, MH itu, menyerahkan Bantuan Sosial (Bansos) berupa paket Sembako.

Bansos ini diserahkan kepada 100 atlet, pelatih dan wasit/juri. Baik yang masih aktif maupun yang sudah pensiun.

“Ini adalah wujud kepedulian kami terhadap para pelaku olahraga yang terkena dampak Covid-19,” ujarnya pada Lakeynews.com.

Sembako yang dibagikan terdiri dari 10 kilogram beras, dua kaleng susu, setengah kerat telur, satu kilogram (Kg) . gula, satu liter minyak goreng dan enam pick masker. “Untuk masker menyusul karena masih dipesan,” ungkapnya.

BACA JUGA : http://lakeynews.com/2020/04/07/koni-dompu-bantu-dana-stimulan-bagi-atlet-dan-pelatih-terdampak-covid-19/

Selain kepada para atlet, KONI Dompu juga membagikan sembako kepada pedagang kaki lima di sekitar GOR. Sebab, mereka juga ikut merasakan dampak ditutupnya GOR.

“Selama pandemi, GOR kita tutup. Jadi para pedagang yang selama ini berjualan di sekitar juga merasakan dampak,” terangnya.

Ketua KONI Kabupaten Dompu Putra Taufan, SH, MH (dua dari kiri). (ist/lakeynews.com)

Khusus untuk atlet PON dengan total jumlah 14 orang dan 1 orang pelatih, KONI Dompu menyerahkan isentif selama tiga bulan. Satu orang memperoleh Rp. 1,5 juta per bulan. Sehingga, total Rp. 4,5 juta per atlet (tiga bulan).

“Nilai bantuan ini tidak seberapa. Tetapi kami sangat berharap bisa meringankan beban para pelaku olahraga yang terkena dampak Covid-19,” harap Opan sapaan akrab ketua KONI Dompu ini. (di)