
Bentuk Lapas “Bersinar”, BNNK Bima dan Sumbawa Diperintah segera Lakukan Koordinasi
MATARAM, Lakeynews.com – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat (BNNP NTB) Brigjen Pol. Drs. Gde Sugianyar Dwi Putra SH, M.Si, membocorkan keberadaan para bandar Narkoba di wilayah tugasnya.
“Dari data yang dimiliki oleh BNNP NTB, bahwa bandar-bandar Narkoba ada di wilayah Bima dan Sumbawa,” ungkap Gde Sugianyar.
Pernyataan tersebut dilontarkan Gde Sugianyar dalam sambutan saat pelantikan delapan pejabat dan pegawai di lingkungan BNNP dan beberapa BNNK.
Diketahui, pelantikan itu terutama yang BNNK dilakukan melalui video conference (Vicon), Kamis (23/4).
BACA JUGA: http://lakeynews.com/2020/04/25/delapan-pejabat-pegawai-bnnp-dan-bnnk-di-ntb-dilantik-melalui-vicon/
Karena itu, Gde Sugianyar mengharapkan agar para penyidik yang bertugas di tiap BNNK memiliki anggaran yang cukup untuk melakukan penyidikan, segaimana BNNK di daerah lain.
“Tentu saja hal ini bisa dianggarkan. Sehingga, setiap tahun ada kasus Narkoba yang bisa diungkap, terutama bandarnya,” harap Gde Sugianyar.
Kepada para penyidik, terutama di Sumbawa dan Bima, agar bisa melakukan pemetaan jaringan. Membantu BNNP NTB dalam rangka penyidikan dan pengumpulan data-data intelijen.
Kepada kepala BNNK Bima dan BNNK Sumbawa, Gde Sugianyar memerintahkan untuk segera melakukan koordinasi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Dompu dan Sumbawa. Koordinasi untuk pembentukan Lapas “Bersinar” (Bersih Narkoba).
Gde Sugianyar juga mengingatkan, sesuai arahan kepala BNN RI, Fungsional Penyuluh diharapkan meningkatkan upaya pencegahan melalui media sosial.
“Upaya ini didukung oleh Tim Humas dan sarana prasarana yang cukup dengan membuat konten layanan di Medsos. Baik melalui audio maupun visual dengan mengikuti perkembangan zaman,” imbuhnya. (tim)
