FOTO LAMA: Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Dompu Jufri, ST, M.Si. (ist/lakeynews.com)

Jufri: Hati-hati, Wartawan juga Rawan Terpapar Corona

DOMPU, Lakeynews.com – Semua anggota keluarga yang serumah dengan 23 pasien positif Covid-19 akan langsung diswab, untuk mengetahui terkontaminasi atau tidak.

Mereka tidak akan mengikuti atau dilakukan Rapid Diagnostic Test (RDT), seperti sejumlah pasien sebelumnya. Sebab, keluarga itu diyakini memiliki gejala mengarah pada Covid-19.

“Mereka yang langsung diswab adalah anak dan istri atau siapa saja yang tinggal serumah dengan pasien positif corona,” tegas Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Dompu Jufri, ST, M.Si pada Lakeynews.com, Sabtu (25/4) sore.

Rencananya, kapan akan dilakukan?
“Insya Allah, pengambilan sampel swab akan dilakukan, Senin (27/4),” jawab pria yang juga Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Dompu itu.

Begitu juga, terhadap individu-individu yang pernah berhubungan dengan pasien positif Covid-19, hasil penelusuran akan dirapid test. “Kita berharap tidak ada kendala. Terutama dengan alat-alat swab maupun rapid test, sehingga semuanya berjalan lancar,” ungkapnya.

Bang Jef (sapaan Jufri) juga mengingatkan kepada para wartawan (jurnalis) yang senantiasa melakukan kegiatan peliputan agar tetap berhati-hati.

Insan pers pun diwanti-wanti supaya mengikuti protokoler penanganan Covid-19. Tetap menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dalam meliput pasien corona.

“Karena, semua orang, termasuk wartawan, yang sering berinteraksi dengan banyak orang sangat rawan,” tegas Jufri.

Jufri mengaku, dia sendiri sangat rawan, karena banyak berhubungan dengan orang yang tidak pernah diketahui apakah terpapar atau tidak. “Makanya kemarin saya menjalani rapid test. Alhamdullilah, hasilnya non reaktif,” ujarnya. (di/won)