
DOMPU, Lakeynews.com – Hari ini, sebanyak 30 anggota Jamaah Tabligh (JT) yang menjalani karantina dan dirawat di Rumah Sakit Pratama (RSP) Manggelewa akan dipindahkan.
Mereka adalah pasien yang hasil swabnya negatif. Selanjutnya, akan dikarantina di Gedung Sanggilo, Desa Matua, Kecamatan Woja.
30 orang itu akan dipisahkan dengan 23 orang yang sudah positif terpapar Corona Virus Disease (Covid-19).
Pagi tadi, Lakeynews.com memantau kesiapan Gedung Sanggilo sebagai sarana karantina itu.
Kamar tidur telah rampung disiapkan. Pekerjaan-pekerjaan tambahan diluar ruangan terus dikebut menjelang pemindahan pasien yang akan dilakukan siang nanti, sekitar pukul 14.00 Wita.
“Total pekerjaan ini sudah mencapai 95 persen. Dan hari ini gedung sudah bisa dimanfaatkan,” ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Dompu Ir. Abdul Muis, M.Si, Jumat (24/4).
Total ruangan tempat tidur yang disediakan sebanyak 16 kamar. Dengan daya tampung sebanyak 36 orang. “Masing-masing kamar diisi dua bet. Kecuali satu kamar besar berisi empat kasur,” ungkapnya.
Ditambahkannya, proses rehab bangunan tersebut dikakukan selama 10 hari. “Alhamdullilah dengan waktu yang singkat kita bisa selesaikan pekerjaan ini,” tandasnya. (di)
