
MATARAM, Lakeynews.com – Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTB memastikan, hari ini (Rabu, 15/4) tidak ada kasus baru, dan tidak ada kematian karena Covid-19.
Kabar gembira lainnya, dua pasien (dari Kabupaten Sumbawa dan Lombok Timur) yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19, hari ini sembuh.
Sekretaris Daerah selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, menjelaskan, kedua pasien Covid-19 yang sudah sembuh tersebut;
- Pasien nomor 05, an. Ny. M, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, setelah hasil swab diperiksa dua kali keduanya negatif. Pasien ini masih dirawat di RSUD H.L. Manambai Abdulkadir Sumbawa untuk perbaikan kondisi. Direncanakan segera keluar rumah sakit.
- Pasien nomor 09, an. Ny. NM, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Desa Toya, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur, setelah diperiksa dua kali keduanya negatif. Pasien masih dirawat di RSUD R. Soedjono Selong untuk perbaikan kondisi dan direncanakan segera keluar rumah sakit.
Bertambahnya dua pasien yang sembuh ini, maka jumlah pasien konfirmasi positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (15/4) tetap sebanyak 41 orang.
“Rinciannya, tujuh orang sudah sembuh, dua orang meninggal dunia, dan 32 orang masih positif dan dalam keadaan baik,” jelas Sekda.
Semua pasien yang dinyatakan sembuh, papar Sekda, berdasarkan hasil laboratorium swab negative dua kali telah bebas dari Covid-19.
Masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir tertular Covid-19 pada pasien yang telah sembuh. “Dukunglah pasien untuk melanjutkan perbaikan kondisi di rumah masing-masing sampai 14 hari setelah keluar rumah sakit,” imbuhnya.
Sampai berita ini lansir, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 183 orang. Rinciannya, 94 orang masih dalam pengawasan, 89 orang selesai pengawasan/sembuh, dan 12 orang meninggal.
Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 4.000 orang, terdiri dari 1.153 orang masih dalam pemantauan dan 2.847 orang selesai pemantauan.
Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 912 orang, terdiri dari 819 orang masih dalam pemantauan dan 93 orang selesai pemantauan.
Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 34. 211 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 15.899 orang, dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 18.312 orang.
Sekda mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah berperan aktif dalam upaya pemutusan rantai penularan Covid-19. “Kita semua adalah garda terdepan untuk mencegah dan menghentikan penularan virus ini,” ujarnya.
Karenanya, dia mengajak warga NTB agar terus meningkatkan kewaspadaan, memperhatikan seluruh imbauan pemerintah dan menerapkan physical distancing minimal dua meter. Selain itu, senantiasa menjaga kebersihan, sering cuci tangan dengan sabun di air mengalir, sebisa mungkin tetap berada di rumah serta selalu memakai masker jika terpaksa harus keluar rumah.
“Terima kasih juga kepada masyarakat yang pulang dari daerah terjangkit Covid-19, yang telah dengan kesadaran sendiri melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari dalam upaya pemutusan rantai penularan Covid-19,” ucap Sekda.
Untuk menghindari informasi yang tidak benar tentang Covid-19, masyarakat diharapkan mendapatkan informasi dari sumber-sumber resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemik Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119. (tim)
