Kartu ucapan selamat Hari Kesehatan Dunia dari Kepala BNNK Bima AKBP Hurri Nugroho, SH, MH. (ist/lakeynews.com)

Laporan:
Sarwon Al Khan, Bima

Hari ini, Selasa (7/4) merupakan Hari Kesehatan Dunia. Indonesia beserta segenap daerah di dalamnya dan sebagian negara di dunia, praktis tidak dapat merayakannya.

Hal tersebut karena semuanya tengah fokus menghadapi dan menangani wabah serta pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Perhatian, tenaga, pikiran dan anggaran hingga sejumlah program diarahkan ke penanganan virus mematikan itu.

Aktivitas pendidikan (kegiatan belajar mengajar/KBM) dan perkuliahan, perkantoran, pelayanan administrasi publik dan tugas-tugas pokok yang selama ini rutin dilakukan, dihentikan sementara. Sampai batas waktu yang belum ditentukan. Minimal sampai ancaman wabah corona ini dinyatakan aman.

Sementara waktu, pekerjaan dan tugas-tugas kantor dilakukan di rumah masing-masing. KBM, perkuliahan dan tugas belajar juga dilakukan di rumah. Dilakukan secara online, di bawah panduan bapak dan ibu guru atau dosen.

Tanpa terkecuali. Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bima juga demikian. Kegiatan-kegiatan, termasuk menyangkut program pencegahan dan pemberantasan Narkoba di dalam dan luar kantor pun beralih ke rumah masing-masing.

Dari pimpinan hingga staf badan yang wilayah kerjanya membawahi tiga kabupaten dan kota (Kabupaten Bima, Kota Bima dan Kabupaten Dompu) tengah mengikuti maklumat dan anjuran untuk berdiam diri di rumah.

“Seluruh kekuatan bangsa sedang melawan Covid-19,” kata Kepala BNNK Bima AKBP Hurri Nugroho, SH, MH, via ponselnya pada Lakeynews.com, Selasa pagi ini.

Pamen Polri dengan dua melati itu mengharapkan kepada seluruh lapisan masyarakat agar mendukung dan sportif dalam mencegah Covid-19 agar tidak terus menyebar dan berkembang biak.

“Caranya sederhana saja. Mari kita patuhi seluruh protokol dan tatacara pencegahan Virus Corona,” ajak pria berlatar belakang intelijen ini.

Berbagai elemen masyarakat dan swasta diimbau dapat berperan aktif dan mendukung pencegahan Covid-19 ini dari lingkungan terkecil, diri sendiri dan keluarga. “Kemudian di lingkungan masing-masing dan tempat kerja,” imbuhnya.

Pemerintah, TNI/Polri dan petugas kesehatan berada di garda terdepan dalam memutuskan peredaran virus tersebut.

Kepada petugas kesehatan yang di garda terdepan itu, secara pribadi, Hurri memberikan pujian paling tinggi. Para medis ikhlas menukar dirinya sendiri demi kesehatan dan keselamatan orang lain.

“Mereka (tim medis) sendiri belum tentu bisa diselamatkan dan kadang meregang nyawa untuk tugas mulianya itu,” ujar Hurri dengan suara agak terbata-bata.

Khusus kepada para mahasiswa dan pendatang di wilayah Bima dan Dompu, terutama yang baru datang, agar secara sadar mengisolasi diri. “Mohon jaga diri sesuai protokoler yang ada,” pintanya.

Mengakhiri wawancara, AKBP Hurri Nugroho mengucapkan, “Selamat Hari Kesehatan Dunia. Semoga Indonesia segera Sehat dari Corona dan Stop Narkoba.” (*)