Fraksi NasDem DPRD Dompu mendukung Bupati dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Dompu melakukan sejumlah langkah strategis. (saudi/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Fraksi NasDem DPRD Dompu mengambil sikap dalam menyikapi pencegahan dan penanganan Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Dompu.

Kamis, (26/3) F-NasDem mengadakan rapat internal fraksi. Hadir dalam rapat tersebut, Ketua Fraksi Muhammad Ikhsan, S.Sos, Wakil Ketua Ir. Muttakun, Sekretaris Pahlawan Indra Jaya, ST, dan anggota Andi Bachtiar, A.Ma.Par.

Keputusan rapat, mendukung Bupati dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Dompu melakukan sejumlah langkah-langkah strategis.

“Ada beberapa point strategis kita putuskan,” kata Ketua Fraksi NasDem Muhammad Iksan, S.Sos pada wartawan, usai rapat.

Salah satu Langkah dimaksud, daerah diminta untuk melaksanakan seluruh imbauan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, termasuk maklumat Kapolri terkait larangan melaksanakan pertemuan atau kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Kemudian, pemerintah diminta membentuk dan menyediakan pos pemeriksaan di daerah perbatasan Dompu-Sumbawa (Desa Kwangko) dan Dompu-Bima (Karaku).

“Kami berharap dapat menyediakan tenaga untuk memberikan pelayanan dan penanganan pencegahan Covid-19 di daerah perbatasan sesuai protap,” katanya.

Kemudian, pemerintah diminta untuk segera mengadakan APD berupa Baju Pelindung, masker dan alkes lainnya yang diperlukan untuk wilayah kecamatan dan desa dengan jumlah OPD dan PDP. Termasuk mendistribusikan masker pada kelompok sesuai hasil tracking.

“Untuk pengadaan Alkes diharuskan pengadaan ambulan. Diharapkan satu kecamatan mimiliki satu ambulan untuk mempercepat mobilisasi pasien,” katanya.

Fraksi Nasdem juga merekomendasikan Bupati melalui TAPD dan DPRD melalui Banggar DPRD untuk segera melakukan realokasi belanja. Hasil realokasinya diarahkan untuk meningkatkan dana tanggap darurat.

“Kita juga merekomendasikan untuk meningkatkan sosialisasi menumbuhkan kesadaran masyarakat perlunya karantina diri dan mengikuti segala imbauan, serta maklumat Kapolri,” ungkapnya.

Sementara itu, kepada Pemprov (Gubernur) NTB serta Bupati Dompu selaku Komisaris Bank NTB untuk menunda pembayaran cicilan kredit bagi para guru dan ASN di Bank NTB. Kemudian, memperjuangkan untuk kreditur yang sama pada bank lain selain Bank NTB.

“Terakhir segera memetakan kelompok masyarakat miskin untuk kemudian diusahakan mendapat bantuan tanggap darurat ketika Pemkab Dompu menetapkan status tanggap darurat atas penyebaran Covid-19,” harapnya.

Langkah ini, lanjutnya, dalam menyikapi kondisi daerah dan mencermati berbagai usul saran masyarakat untuk pencegahan pencebaran Covid-19 dan dampak yang ditimbulkan.

“Ini juga merujuk hasil kunjungan lapangan yang dilaksanakan oleh Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Dompu pada unit penyelenggara pelayanan publik,” pungkasnya. (di)