Peserta “OBOR” Dompu pose bersama host, panitia dan pengurus MOI Dompu, usai diskusi di Gedung KNPI, Selasa (31/12) malam lalu. (tim/lakeynews.com)
Ketua MOI Kabupaten Dompu Sarwon Al Khan, S.Sos, ketika memberikan sambutan. (tim/lakeynews.com)
Ketua Panitia “OBOR” yang digelar MOI Dompu Muhdar, S.Pd, M.Pd, juga saat memberikan sambutan. (tim/lakeynews.com)

 

Diharapkan Menjadi Pertimbangan Kebijakan Pemda

 
Rangkuman Tim Lakeynews.com

 

SEBUAH kegiatan tergolong bergengsi digelar perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) Kabupaten Dompu pada malam pergantian tahun, Selasa (31/12) malam.

Diskusi yang dibingkai dalam “Obrolan Orang Dompu”. Disingkat dengan “OBOR Dompu”. Tema sentralnya cukup menggelitik. Refleksi Akhir Tahun, “Kilas Balik Kinerja Pemkab Dompu 2019”.

Gedung KNPI Kabupaten Dompu menjadi tempat diskusi malam itu. Sedianya, direncanakan pukul 20.00 – 24.00 Wita. Tapi baru dimulai sekitar pukul 21.28 Wita.

Ini dapat dimaklumi, mengingat momentum malam tahun baru. Beberapa agenda yang bersamaan. Di antara undangan, harus memenuhi dulu undangan di tempat lain.

Juga bagi yang kebetulan dari instansi pemerintah, harus menyelesaikan tugas dinasnya. Membantu persiapan malam tahun baru bersama teman-teman di lembaganya.

Panitia memercayakan mantan anggota KPU Dompu Suherman alias Herman Pelangi dan wanita energik Nur Syamsiah sebagai host diskusi-nya.

Berbagai unsur dan pihak diundang. Terutama tiga pilar good governance (unsur pemerintah, masyarakat dan unsur pengusaha).

Diantaranya, unsur eksekutif, legislatif dan yudikatif. Tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan perempuan. Beberapa LSM dengan latar belakang aktivitas berbeda dan pengusaha.

Tidak semuanya hadir. Tapi tingkat kehadirannya mencapai sekitar 90 persen. Dari daftar dan wajah-wajah yang hadir, cukup menjadi representasi (perwakilan) dari undangan yang diedarkan.

Sebagian undangan disampaikan langsung. Sebagian lagi, disampaikan melalui sarana komunikasi yang ada. Ini mengingat situasi dan kondisi.

OBOR Dompu merupakan kegiatan perdana yang dilaksanakan organisasi media online di Dana Nggahi Rawi Pahu. Dan, di tahap awal ini kegiatannya didonasi tunggal oleh Ir. Muttakun. Salah seorang anggota DPRD Dompu yang juga Ketua Komisi I.

Didukung beberapa sponsor. Yakni Ori Coffee, Endris Foundation, Lembaga Pengkajian Pembangunan Daerah dan Pengkajian Masyarakat (LP2DPM). Juga, Lembaga Kursus dan Pelatihan “Parduli Rasa” (LKPPR) dan KNPI Kabupaten Dompu.

Tidak ada hasil perjalanan proposal. Dari komunikasi lisan panitia dengan Muttakun, politisi NasDem itu menyanggupi mendanai kegiatan tersebut.

MOI Dompu baru berusia sekitar lima bulan. Anggotanya belum mencapai 10 perusahaan pers online. Rata-rata belum maju. Rata-rata baru mau berkembang dan bersemangat untuk maju.

“Karena itu, dukungan semua pihak agar kami berkembang dan bisa eksis sangat diharapkan,” kata Ketua MOI Dompu Sarwon Al Khan, S.Sos, ketika memberikan sambutan pada diskusi lepas itu.

Dia berharap, kedepan, penyelenggara pemerintahan di daerah ini tidak menunjukkan kesan diskriminatif terhadap media. Memperlakukan dan memberdayakan media-media secara adil.

Kembali pada OBOR Dompu. Sarwon memastikan, kegiatan itu jauh dari susupan atau titipan kepentingan pihak tertentu. Dari manapun.

Diketahui, saat ini di Kabupaten Dompu sedang momen politik. Khususnya Pilkada 2020. Karenanya, “evaluasi” kinerja pemerintahan dibawa kepemimpinan H. Bambang M. Yasin dan Arifudin itu pun rentan dicurigai sarat muatan potitik.

Namun pria yang akrab disapa Om Won ini menggaransikan, itu tidak ada. Pemimpin Umum sekaligus Pemimpin Redaksi Lakeynews.com tersebut dengan tegas dan lantang menyampaikan, “Insya Allah, 100 persen terbebas dari kepentingan politik.”

Kegiatan itu bentuk terobosan MOI Dompu, didukung donator dan sponsor untuk menyediakan ruang partisipasi masyarakat sipil dan organisasi masyarakat sipil dalam merefleksi perjalanan penyelenggaraan pemerintahan di daerah Dompu selama tahun 2019.

Selama ini, sebagian elemen masyarakat meluapkan kritikannya melalui media sosial, di jalan-jalan dan lainnya. Dengan adanya kegiatan diskusi ini, dapat dijadikan wadah bagi mereka untuk memuntahkan sorotan dan kritikannya terhadap kinerja pemerintahnya.

“Tentu saja kritikan yang dilontarkan di forum ini diharapkan konstruktif. Kritikan yang membangun. Setiap kritikan atas suatu persoalan disertai dengan tawaran solusi (usul, saran atau masukan),” tegasnya.

Harapannya, hasil OBOR Dompu ini menjadi bagian perhatian pemerintah daerah (eksekutif dan legislatif) dalam memperbaiki kinerja di 2020 dan tahun-tahun berikutnya. Termasuk, jika memungkinkan, menjadi pertimbangan dalam hal menentukan kebijakan dan program, khususnya eksekutif.

Sedangkan bagi legislatif (terutama Muttakun), sorotan, pandangan, usulan, masukan atau aspirasi yang mencuat dalam diskusi, dapat dijadikan bahan advokasi. Yakni dalam melaksanakan tugas dan fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan.

Dan, akan lebih luar biasa lagi jika hasil OBOR Dompu ini mampu ditindaklanjuti hingga ke pembahasan di dewan. Bermuara pada lahirnya kebijakan politik berupa lahirnya regulasi dan dukungan anggaran.

Sebelumnya, Host Herman-Syamsiah terlebih dulu mengundang Ketua Panitia Muhdar, S.Pd, M.Pd untuk memberikan sambutan.

Dosen STKIP YAPIS Dompu itu, menyampaikan beberapa hal terkait kegiatan ini. “Kegiatan ini dicetus oleh sejumlah pihak untuk mendiskusikan dan membahas hal-hal yang bermafaat dan positif,” jelasnya.

Kendati ide kegiatan lumayan lama, eksekusinya pada malam tahun baru. Mengambil momen malam pergantian tahun.

Persiapan yang dilakukan bersama teman-teman panitia berlangsung singkat. Tiga hari dengan pelaksanaan. “Alhamdulillah kami melakukan persiapan tiga hari untuk melaksanakan kegiatan ini,” jelas Owner Ori Coffee itu.

Dalam kegiatan ini, para peserta membahas dan mendiskusikan tentang kinerja Pemkab Dompu. “Kita diskusikan, baik itu masalah yang harus diatasi maupun pretasi yang telah diraih oleh pemerintah daerah,” paparnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, pria yang akrab disapa Ory Muhdar ini mengucapkan ucapkan terima kasih kepada jajaran panitia yang telah menyiapkan acara ini. Juga kepada donasi, pendukung dan sponsor kegiatan.

“Terima kasih kepada semuanya, sehingga acara ini bisa berjalan dengan lancar dan sukses, serta bermafaat bagi kita semua,” ucapnya. (bersambung)