
Putra Taufan Harapkan Partisipasi Semua Stakeholder
DOMPU, Lakeynews.com – Ketua KONI Kabupaten Dompu Putra Taufan “merintih” kekurangan dana. Tahun ini, pihaknya tidak cukup anggaran untuk membiayai kejuaraan-kejuaraan terbuka, karena dana minim yang ada difokuskan untuk pembiayaan kegiatan pra-PON.
Pria yang akrab disapa Opan itu mengakui, sebenarnya, pra PON adalah tanggung jawab KONI NTB. “Tetapi karena kekurangan dana, maka seluruh pembiayaan dibebankan kepada KONI kabupaten/kota,” ungkapnya pada Lakeynews.com di Dompu.
Baca juga : http://lakeynews.com/2019/10/21/peselancar-dompu-terancam-gagal-tampil-di-kejuaraan-dunia-selanjutnya/
Sayangnya, berapa nominal dana yang tahun ini dikelola KONI Dompu, Opan belum menyebutnya. Demikian pula kekurangan dan kebutuhan, serta idealnya nilai dana untuk organisasi induk semua Cabor ini, pun belum disebutkan.
Demikian juga terkait kendala dana yang dihadapi beberapa juara selancar asal Dompu yang terancam gagal mengikuti kejuaraan internasional selanjutnya. Menanggapi masalah anak-anak di bawah naungan Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Cabang Dompu itu, Opan melontarkan pernyataan yang sejuk dan elegan.
“PSOI sendiri belum resmi menjadi Cabor anggota KONI Dompu, sehingga pembiayaan belum bisa maksimal. Tapi, beberapa event PSOI selama ini kita suport juga,” jelas mantan ketua KNPI Dompu itu.
Baca juga : http://lakeynews.com/2019/10/22/iskandar-dana-csr-perusahaan-bisa-membantu-peselancar/
Seharusnya, menurut dia, KONI fokus pada pembinaan olahraga prestasi. Tetapi kenyataannya, KONI juga mengurus olahraga pelajar dan olahraga masyarakat. “Sehingga, mau tidak mau, dana KONI terbagi pula untuk kegiatan-kegiatan itu,” sambungnya.
Opan berharap pemerintah daerah bisa memaksimalkan pembinaan olahraga pelajar/pendidikan, dengan mengalokasikan anggaran untuk kegiatan itu pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga.
“Karena minimnya dana KONI, tidak semua event olahraga bisa dibiayai. Kami berharap ada partisipasi dari semua stakeholder, termasuk dunia usaha untuk memajukan olahraga di Kabupaten Dompu,” imbuh Opan. (zar)
