
DOMPU, Lakeynews.com – Anggota DPRD Dompu satu-satunya dari Kecamatan Hu’u Iskandar, S.Pd, tersentak dengan berita tentang para jawara dunia selancar asal Lakey yang terancam gagal mengikuti beberapa kejuaraan internasional selanjutnya karena kendala dana.
“Saya kaget dengan informasi tersebut. Ini tidak boleh dibiarkan. Harus segera diupayakan solusinya,” kata Iskandar pada Lakeynews.com di Dompu, Selasa (22/10).
Baca juga : http://lakeynews.com/2019/10/21/peselancar-dompu-terancam-gagal-tampil-di-kejuaraan-dunia-selanjutnya/
Menurut politisi PKS yang akrab disapa PAS Dompu itu, banyak sumber untuk memenuhi kebutuhan dana agar para peselancar (surfing) Dompu tetap bisa mengikuti kejuaraan. Selain kontribusi dari pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait.
Diantaranya, menggugah pihak perusahaan yang beroperasi di wilayah Hu’u untuk mengalokasikan dan mengarahkan dana CSR-nya ke kegiatan selancar anak-anak Lakey tersebut. Sebagai pemancingnya, Iskandar memastikan dana CSR PT. PAS Indonesia (Pasindo) Timur akan diarahkan ke sana.
PT. Pasindo Timur merupakan salah satu perusahaan yang pernah dekat dengan Iskandar. “Insya Allah, dana CSR PT. Pasindo ada yang akan diarahkan ke sana,” ujarnya optimis.
Berapa nilainya, PAS Dompu belum bisa menyebutkan dan memastikannya. “Pokoknya ada. Saya sudah mengomunikasikan dengan teman-teman di PT. Pasindo. Dan, mereka siap membantu,” tandasnya.
PT. Pasindo Timur yang baru beberapa bulan berdiri saja mau membantu. Iskandar yakin, perusahaan-perusahaan lain yang lebih dulu berkibar di Hu’u, akan siap melakukan hal yang sama.
Dia lalu menyebut PT. Sumbawa Timur Mining (STM), PT. VALE dan perusahaan lainnya. Termasuk perhotelan, restoran, kafe dan sebagainya. Iskandar mengaku siap memfasilitasi pihak peselancar melalui Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Kabupaten Dompu dengan pihak-pihak perusahaan tersebut.
“Kapanpun dibutuhkan saya siap. Dana CSR dari perusahaan-perusahaan itu perlu sekali untuk membantu kebutuhan dana para peselancar dalam mengikuti kejuaraan,” tegasnya.
Sebab, langsung maupun tidak langsung, sambung PAS Dompu, keikutsertaan para peselancar Lakey ke berbagai kejuaraan dunia tentu akan mempromosikan pariwisata Dompu.
“Kalau perusahaan yang ada di Hu’u membantu kebutuhan dana peselancar, itu sama dengan membantu mempromosikan pariwisata kita, khususnya Lakey agar makin mendunia,” tuturnya.
Sebelumnya, Iskandar mengungkapkan, sejatinya pariwisata adalah ekonomi kerakyatan yang harus diperjuangkan. Masyarakat lokal dinilai mempunyai andil besar dalam mengembangkan dan menjaga potensi ini.
“Jika hal itu dikombinasikan dengan kemampuan promosi yang didukung oleh pemerintah daerah, tentu potensi tersebut bisa dieksplor oleh masyarakat dalam dan luar negeri,” paparnya menggugah. (zar)
