Tak Mendaftar Capim KPK, Keluarga Berduka Saat Masa Akhir Pendaftaran

MATARAM, Lakeynews.com – Ketua Ombudsmen Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Adhar Hakim, SH, MH, secara terbuka meminta maaf kepada semua pihak yang telah mengusulkan dirinya sebagai salah satu calon komisioner atau calon pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ketua Ombudsmen Provinsi NTB Adhar Hakim, SH, MH. (ist/lakeynews.com)

“Mohon maaf kepada rekan-rekan yang telah memberi aspirasi, dorongan serta dukungan agar saya ikut mendaftar (sebagai) Capim KPK. Maaf saya belum sempat mendaftar,” kata Adhar.

Sebagaimana dilansir Lakeynews.com beberapa waktu lalu, Koalisi masyarakat sipil NTB yang tergabung dalam Jaringan Peradilan Bersih (Jepred Bersih) NTB, mengusulkan empat nama sebagai calon komisioner KPK asal daerah ini. Salah satu dari empat figur itu adalah Adhar Hakim.

Adhar dianggap berpengalaman bekerja di bawah tekanan, relatif lama sebagai jurnalis, aktivis antikorupsi, dan saat ini menjabat Ketua Ombudsman NTB (dua periode). Banyak masalah korupsi dan pungutan liar berhasil diungkapnya.
Baca juga; http://lakeynews.com/2019/07/01/ini-empat-calon-komisioner-kpk-dari-ntb-usulan-jepred-bersih/

Seperti disampaikan juga melalui akun Facebook pribadinya, pagi tadi (12/7), Adhar belum sempat mendaftar karena keluarga besarnya sedang berduka pada saat-saat masa akhir pendaftaran.

“permohonan maaf saya sampaikan untuk menjawab beberapa pertanyaan kepada saya,” jelasnya. “Terimakasih sahabat hebat,” kata Adhar mengakhiri statusnya. (zar)