Korban penganiayaan, AM yang kondisinya cukup serius saat dirawat di rumah sakit RSUD Dompu. (poris/lakeynews.com)

DOMPU, Lakeynews.com – Dua dari lima anak dibawah umur asal Polo, Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu yang diduga dianiaya oknum mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta terpaksa dirawat di RSUD Dompu, mulai Sabtu (26/5/2018).

Kedua korban akibat kebrutalan oknum mahasiswa berinisial RA, 22 tahun tersebut masing-masin berinisial MRD, 8 tahun dan AM, 8 tahun. Keduanya masih duduk di bangku kelas IV SD. Salah satu diantaranya, AM bahkan mengalami luka cukup serius di bagian kepala.

(Baca juga; Mengaku Dianiaya Oknum Mahasiswa, Lima Anak Dompu Melapor ke Polisi )

Azhar Mansyur, 40 tahun, orang tua korban MRD, yang ditemui Lakeynews.com saat menemani anaknya di RSUD menyampaikan kondisi yang dirasakan anaknya, sehingga terpaksa dilarikan dan dirawat ke rumah sakit.

Korban penganiayaan lainnya, MRD juga sempat dirawat di RSUD Dompu (poris/lakeynews.com)

“Setelah kejadian kemarin anak saya merasakan sakit kepala, pusing-pusing. Tidak lama kemudian, tiba-tiba dia jatuh dan pingsan,” cerita bapaknya.

Dia mengaku, putranya (diduga) dibenturkan pelaku ke tembok. Azhar berharap kepada pihak yang berwajib untuk mengusut tuntas dan menangkap pelaku agar diproses sesuai aturan yang berlaku.

“Saya sangat berharap kepada pihak yang berwajib untuk mengusut tuntas persoalan ini. Pelakunya secepatnya ditangkap dan diproses,” tegasnya. (pis)