
DOMPU, Lakeynews.com – Lima anak dibawah umur asal Polo , Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, mendatangi Polres setempat dan melaporkan oknum mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta berinisial RA, 22 tahun.
Kelima anak tersebut, masing-masing berinisial; AA, 11 tahun, MRS, 13 tahun, MA, 11 tahun, AM, 8 tahun dan MRD, 8 tahun. Mereka mengaku dianiaya RA, yang merupakan warga Kelurahan Simpasai, juga Kecamatan Woja.
Kedatangan kelima korban di Mapolres Dompu didampingi keluarganya.
Salah satu korban, MRS, yang ditemui Lakeynews.com ini di sela-sela memberikan laporan di Polres Dompu, secara singkat menceritakan kronologis peristiwa yang terjadi di depan TK RA Lingkungan Polo, sekitar pukul 11.39 Wita.
Awalnya, menurut dia, salah satu korban terlibat cekcok dengan adik perempuan pelaku. Percekcokan itu dilaporkan si perempuan ke kakaknya, RA. “Tak lama kemudian, RA datang dengan menggunakan motor dan langsung pukul kami satu persatu,” ujar MRS.
Kelima anak tersebut, lanjut MRS, di tampar dengan keras di atas leher. Namun yang lebih parah adalah korban AM. “Kalau AM, setelah ditampar dibanting lagi kepalanya ke tembok,” jelas siswa Kelas VI SD itu.
Akibat kejadian tersebut, AM mengalami benjol-benjol di bagian kepalanya dan merasakan pusing-pusing. “Kami tidak berani melawan atau melakukan apa-apa karena kami kecil,” ujarnya.
Ketika berita ini ditulis, belum diperoleh konfirmasi dari terduga RA dan pihak Polres Dompu. (pis)
